Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Peringati Hari Jadi, Pemkab Kedepankan Sinergitas dan Kearifan Lokal

09 Mei 2019, 23: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Wabup Pungkasiadi didampingi istri sekaligus Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi saat berziarah di Makam Bupati Raden Tumenggung Kertokoesoemo.

Wabup Pungkasiadi didampingi istri sekaligus Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi saat berziarah di Makam Bupati Raden Tumenggung Kertokoesoemo. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto/id)

MOJOKERTO – Momentum sakral dalam rangka Hari Jadi Ke-726 Kabupaten Mojokerto diperingati dengan penuh khidmat oleh seluruh pemangku kebijakan.

Tidak sekadar melanjutkan roda pemerintahan di sisa masa jabatan, para pimpinan tertinggi juga dituntut mampu menghadapi tantangan zaman yang lebih kompleks dan heterogen kedepan. Baik dari segi sosial, politik, ekonomi, hokum, serta keamanan dan ketertiban dalam skala lokal hingga Nasional.

Tantangan tersebut yang harus dijawab para pimpinan secara cepat dan tepat. Tidak sekadar tekstual, tapi juga aksi nyata di sisa waktu kurang dari satu setengah tahun ke depan.

’’Kita patut bersyukur karena sampai saat ini kita telah berhasil menyikapi berbagai permasalahan dalam penyelenggaran pemerintahan dan pelaksanaan berbagai program pembangunan dengan baik, tanpa banyak kendala berarti,’’ ungkap Wabup Pungkasiadi, usai paripurna bersama forkopimda dan pimpinan DPRD kemarin.

Dalam menjawab tantangan itu, Pung mengaku tidak bisa mengatasinya sendirian. Perlu formula atau langkah tepat yang dilandasi semangat kebersamaan, persatuan dan kesatuan bersama semua stakeholder. Tentunya dengan keteladanan dan spirit kearifan lokal guna menyukseskan agenda krusial.

Sehingga perjalanan roda pemerintahan berjalan beriringan tanpa ada ego sentries antarlembaga. ’’Diperlukan kerja sama yang harmonis dan sinergitas kepentingan antara pihak legislatif dan eksekutif. Serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat (stakeholder) dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan,’’ tandasnya.

Seusai paripurna, wabup didampingi istri sekaligus Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, Sekdakab Herry Suwito, Asisten I Didik Safiqo Hanim, lantas berziarah ke sejumlah makam bupati terdahulu. Bersama Kapolresta AKBP Sigit Dany Setiyono, Kajari Rudy Hartono, dan segenap kepala OPD, camat, lurah, TNI/Polri, napak tilas berjalan khidmat dan haru.  

Dimulai dari kompleks makam R.A. Ario Kromodjojo Adinegoro di kawasan Pekuncen Surodinawan sebagai bupati periode 1866 – 1894. Berlanjut di kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Gajah Mada dan berakhir di makam Bupati Raden Tumenggung Kertokoesoemo di kompleks makam Desa Terusan, Kecamatan Gedeng. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia