Kamis, 23 May 2019
radarmojokerto
icon featured
Journey

Pesona Snorkeling dan Fee Diving di Surga Mungil Laut Jawa

03 Mei 2019, 22: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Wisatawan menikmati snorkeling destinasi bawah laut Gili Ketapang.

Wisatawan menikmati snorkeling destinasi bawah laut Gili Ketapang. (Leny March/radarmojokerto.id)

DESTINASI wisata air di Jawa Timur makin mengemuka seiring kian mencuatnya nama Gili Ketapang. Inilah surga kecil di perairan lepas pantai Probolinggo. Tepatnya berada di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Berjarak sekitar 8 kilometer dari daratan Probolinggo.

Gili Ketapang merupakan pulau kecil dengan luas sekitar 68 hektare. Nama Gili Ketapang berasal dari Gili yang berarti mengalir serta Ketapang yang menjadi nama desa ini. Pulau ini dihuni oleh sekitar 8 ribu jiwa. Sebagian besar tentu saja bermata pencaharian sebagai nelayan.

Keindahan Gili Ketapang banyak terdapat pada pantai serta alam bawah lautnya yang eksotis dan masih sangat alami. Pantai di Gili Ketapang terdapat 2 kontur yang berbeda. Di sisi barat yang merupakan dermaga penghubung dengan pelabuhan Probolinggo, relatif berpasir putih.

Sementara, di sisi timur menjadi spot favorit untuk kegiatan bawah air. Seperti snorkeling dan fee diving. ’’Alam bawah lautnya sangat indah. Masih terjaga dengan baik. Ikan-ikannya juga beragam jenisnya,” kata Leni, salah satu traveler dari Mojokerto.

Pulau ini juga mempunyai ciri khas yang cukup unik, berupa banyaknya kambing atau domba yang berkeliaran bebas. Mayoritas warga setempat memang memelihara kambing sebagai binatang ternak mereka. ’’Unik dan menarik,” ujar Leni. 

Untuk menikmati indahnya pulau Gili Ketapang, pengunjung harus menyeberang dulu selama sekitar 30 sampai 40 menit dengan kapal motor kecil dari Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Sensasi pelayaran ini juga bagian dari indahnya Gili Ketapang. (nto)

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia