Rabu, 17 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Tas Korban Dijambret, Buruh Pabrik Asal Magetan Ditendang

02 Mei 2019, 01: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Masyariq Fatwa saat diamankan di Mapolsek Ngoro, Mojokerto.

Masyariq Fatwa saat diamankan di Mapolsek Ngoro, Mojokerto. (Polsek Ngoro for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Perjalanan spesialis jambret, Masyariq Fatwa, 31, belakangan ini meresahkan masyarakat berakhir. Warga asal Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, itu ditangkap Unitreskrim Polsek Ngoro.

’’Tersangka langsung kami tahan,’’ ungkap Kanitreskrim Polsek Ngoro, Ipda Selimat. Tersangka ditangkap di depan Indomaret Ngoro pada Sabtu (27/4) sekitar pukul 20.30, setelah sebelumnya dilakukan pengintaian.

Petugas juga mendapati barang bukti hasil penggeledahan di rumah tersangka. ’’Dari rumah tersangka, kami menemukan barang bukti handphone (HP) dan berbagai kartu identitas milik korban,’’ tambahnya. Tersangka lalu diamankan di Mapolsek Ngoro bersama barang bukti.

’’Memang, ia (Masyariq Fatwa, Red) adalah spesialis jambret. Ia juga mengakui pernah melakukan perampasan di lima TKP (tempat kejadian perkara),’’ tandasnya. Modus tersangka dalam melakukan kejahatan dilakukan secara acak. Sebelum beraksi, tersangka terlebih dulu berkeliling untuk mencari sasaran.

Nah, setelah menemukan target, ia lantas membuntuti korban. Saat kondisinya jalan sepi dan jauh pantauan warga, tersangka memepet motor korban dan menarik tas korban. Untuk menghilangkan jejak, tak jarang tersangka menendang korban hingga tersungkur dari motor. ’’Tersangka ini memang menyasar korban perempuan yang berkendara sendirian,’’ tuturnya.

Terakhir, tersangka beraksi di kawasan NIP Jalan Raya Barat PT Roman Keramik, Kecamatan Ngoro, Jumat (19/4) sekitar pukul 13.30. Korban, Deny Musfiroh, warga Dusun/Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, mengendarai motor matic hendak berangkat bekerja ke pabrik.

Nahas, di tengah perjalanan ia justru jadi sasaran penjambret. ’’Tas berisi HP dan dompet milik korban ditarik hingga talinya terputus,’’ terangnya. Korban kemudian melapor ke Mapolsek Ngoro.

Selimat menyatakan, sejumlah barang bukti yang disita itu di antaranya HP merek Samsung tipe J7 warna putih, tali tas perempuan milik korban, topi warna hitam milik tersangka yang tertinggal di TKP, dan sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam Nopol S 2615 PR yang digunakan tersangka menjambret.

”Tersangka dijerat pasal 365 ayat 1, KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” paparnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia