Minggu, 21 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik

Coblosan Ulang di Satu TPS, Partisipasi Pemilih Turun 13 Persen

25 April 2019, 21: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Warga terdaftar DPT menggunakan hak suaranya didampingi putrinya di TPS 07 Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

Warga terdaftar DPT menggunakan hak suaranya didampingi putrinya di TPS 07 Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto/id)

MOJOKERTO - KPU Kota Mojokerto menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 07, Lingkungan Pekayon, Kecamatan Kranggan, Rabu (24/4). Dibanding coblosan 17 April lalu, angka partisipasi di TPS ini menurun hingga 13 persen.

Komisioner KPU Kota Mojokerto, Imam Bukhori, mengatakan, terdapat 216 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan 2 orang pemilih yang masuk Daftar Pemilih Khusus di TPS 07, Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan ini.

Dari angka ini, jumlah pemilih saat PSU kemarin tercatat sebanyak 168 orang saja. Dengan rincian, 166 pemilih tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan 2 pemilih yang masuk dalam kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK). ’’Turun. Sekarang hanya 77 persen. Padahal sebelumnya tembus 90 persen,’’ ungkapnya.

Saat Pemilu yang digelar serentak 17 April lalu, angka partisipasi pemilih mencapai 199 orang. Dari jumlah itu terdapat 2 DPK serta 1 orang yang masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).Sementara itu, meski angka partisipasi rendah, namun Imam Buchori mengaku bersyukur atas terselenggaranya proses PSU dengan aman.

’’Semua berjalan aman. Tidak ada kendala apa pun,’’ papar dia. Dengan berlangsungnya PSU di lokasi ini, Buchori berharap, proses rekapitulasi di tingkat PPK segera berakhir. Karena, KPU sendiri telah memasang target akan menyelesaikan seluruh proses rekapitulasi pada hari ini.

’’Yang belum beres, Dapil Magersari dan Kranggan. Saya harap, segera selesai semua,’’ pungkas dia. Di lokasi PSU, pengawasan ketat dilakukan bawaslu. Ketua Bawaslu Kota Ulil Abshor dan dua komisionernya, nampak hadir di lokasi. Mereka terus melakukan pengawasan sejak awal pencoblosan hingga perhitungan berlangsung.

Hingga Rabu (24/4) petang, KPPS masih melakukan perhitungan di tingkat DPD RI. Masih terdapat dua kotak lain yang harus dihitung hingga tuntas. Diperkirakan, proses penghitungan bakal rampung sekitar pukul 22.00 malam.

Pelaksanaan PSU ini, mendapatkan pengawalan ketat pihak kepolisian. Nampak, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono dan Wakapolres Kompol Hadi Prayitno turun langsung mengawal pelaksanaan PSU.

’’Pengamanan di TPS dilaksanakan sesuai SOP PSU. Minimal 2 orang petugas dalam satu TPS dan pendukung dalam bentuk 1 SST yang disebar di sekitar lingkungan masyarakat. Serta polwan juga kita terjunkan,’’ kata Sigit.

Seperti diketahui, Panwascam Kranggan, Kota Mojokerto, merekomendasikan agar KPPS TPS 07Lingkungan Pekayon, Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, menggelar PSU. Pengawas TPS menemukan pelanggaran saat Pemilu 17 April lalu.

Kesalahan administrasi itu terjadi lantaran seorang pemilih dengan form A5 asal Papua, mencoblos lima surat suara. Padahal seharusnya pemilih hanya berhak mendapat satu suara, yakni pilpres.

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia