Minggu, 21 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Komputer Siswa Mendadak Nge-Blank, Tiga Kali Logout saat USBN

25 April 2019, 20: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Siswa MTs Bahrul Ulum, Desa Kupang, Kecamatan Jetis sempat terganggu komputer logout saat mengerjakan soal USBN.

Siswa MTs Bahrul Ulum, Desa Kupang, Kecamatan Jetis sempat terganggu komputer logout saat mengerjakan soal USBN. (Muh. Ramli/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Hingga hari ketiga ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMP/MTs masih ditemukan gangguan. Rabu (24/4) misalkan, di MTs Bahrul Ulum, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto didapati komputer siswa mendadak logout hingga beberapa kali.

Akibatnya, konsentrasi peserta ujian menjadi terganggu. Kasek MTs Bahrul Ulum, A.H. Shofwan mengatakan, komputer logout tersebut terjadi pada sesi kedua hingga mencapai tiga kali, pada semua komputer anak didiknya.

”Saat anak-anak fokus mengerjakan soal, ternyata tampilan komputernya langsung hitam (blank, Red), muncul tulisan logout sampai tiga kali,” katanya dihubungi Jawa Pos Radar Mojokerto. ”Tapi, soal dan jawabannya, tidak sampai hilang,” imbuhnya.

Meski demikian, masalah nonteknis ini tidak berdampak fatal terhadap pelaksanaan UNBK. Padahal, 25 siswa peserta sangat khawatir jika soal-soal jawaban yang sudah dikerjakan akan otomatis hilang. ”Ya, anak-anak kaget. Tapi, memang jawabannya tidak sampai hilang,” jelasnya.

Shofwan mengakukondisi itu sudah langsung dilaporkan ke Kemenang Kabupaten Mojokerto. ”Katanya itu masalah dari pusat.Masalahnya, bukan dari komputer yang error,” ujarnya.

Semantara itu, Kasi Penma KemenagKabupaten Mojokerto, Zainut Tamam membenarkan adanya komputer siswa mendadak mengalami logout. Bahkan, hal itu tidak hanya di MTs Bahrul Ulum saja, melainkan rata-rata dialami SMP/MTs.

Kata Tamam, permasalahan ini terjadi akibat terdapat jaringan koneksi sistem online di pusat yang error. ”Itu masalahnya dari pihak pusat, bukan komputernya,” ujarnya. Namun, ia meyakinkan, meski terjadi kendala tersebut, hal itu tidak sampai mengganggu pelaksanaan UNBK. ”Baik-baik saja, tidak sampai fatal,” tandasnya. (ras)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia