Selasa, 12 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

BRI Gantikan Uang Nasabah yang Dibobol Teller Senilai Rp 2 Miliar

18 April 2019, 19: 36: 56 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (jawapos.com for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyatakan telah mengganti uang nasabah senilai Rp 2 miliar yang diduga dibobol teller BRI Unit Pungging, Kabupaten Mojokerto, Vionita Rizki Yuhandari, 25.

BRI juga menyerahkan kasus yang menjerat gadis asal Dusun Krajan, Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek tersebut kepada kepolisian. ’’Terkait kejadian ini (dugaan penggelapan uang nasabah) BRI telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Saat ini, telah ditangani pihak berwajib,’’ ungkap Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto, kepada radarmojokerto.id.

BRI juga menyesalkan kasus terkurasnya saldo milik nasabah tersebut. Dengan demikian, bank menyatakan akan mengganti nilai kerugian yang dialami nasabah hingga mencapai 100 persen. ’’BRI telah mengganti semua kerugian nasabah akibat kejadian tersebut,’’ tambahnya.

Data yang dihimpun radarmojokerto.id, dugaan penggelapan Vionita ini disinyalir sudah berlangsung lama. Terhitung, dari Mei hingga Agustus 2018. Memang, semula praktik dugaan pembobolan uang nasabah tersebut tidak terendus. Namun, lama-kelamaan kasusnya akhirnya terbongkar.

Setelah sebelumnya ada nasabah yang komplain setelah saldo tabungan berkurang. Dari situ, karena merasa dinilai ada yang kejanggalan, BRI pun melakukan penelusuran dengan melakukan audit secara internal. Dari situ, ditemukan memang terdapat kerugian yang dialami 23 nasabah.

Karena saldo mereka berkurang dengan sendirinya. Total nilainya mencapai Rp 2 miliar. ’’Modusnya,menggandakan kartu ATM baru milik nasabah,’’ tambah sumber terpercaya ini kepada radarmojokerto.id.

Sebelumnya, Vionita ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto Kamis (11/4) lalu. Ia ditangkap saat bersama pacarnya di sebuah rumah kawasan Tarik, Kabupaten Sidoarjo pukul 15.30.  Penangkapan ini setelah polisi mendapati laporan resmi dari pelapor bernama Sigit Budiyantoro, warga Dusun/Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, pada 2 November 2018 lalu.

Sigit juga diketahui sebagai karyawan BRI. Dalam laporan No. Pol. LP.B/149/XI/2018/Jatim/Res MJK disebutkan, Vionita diduga melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan. ’’Kerugiannya mencapai Rp 2 miliar,’’ tambah sumber tersebut.Modusnya dugaan pembobolan uang nasabah ini terbilang rapi.

Vionita sengaja memanfaatkan jabatannya sebagai karyawan di BRI Unit Pungging, Jalan Raya Brawijaya Nomor 75, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Caranya, Vionita menggandakan ATM milik nasabah. Ia diduga menerbitkan atau menggandakan ATM baru milik nasabah tanpa sepengetahuan nasabah.

Nah, bermodal kartu ATM baru itu, dengan mudah tersangka yang kini tengah menjalani masa tahanan di Mapolres Mojokerto menguras uang 23 nasabah. Nilai di setiap traksaksinya berbeda. Namun, sumber ini mengaku tak mengetahui berapa besaran nilai uang masing-masing nasabah tersebut.

”Sampai saat ini kami masih mendalami motif atau modus tersangka melakukan penggelapan uang nasabah itu,” tegas Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M. Solikhin Fery. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia