Selasa, 19 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

64 Tim Rumah Sakit Se-Jatim Berebut Gelar Juara Arsinu Cup 2019

06 April 2019, 01: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Perwakilan wasit dan panitia Arsinu Cup 2019 memaparkan tatib pertandingan dalam TM yang digelar di aula Muawanah RSI Sakinah, Senin (1/4).

Perwakilan wasit dan panitia Arsinu Cup 2019 memaparkan tatib pertandingan dalam TM yang digelar di aula Muawanah RSI Sakinah, Senin (1/4). (RSI Sakinah for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Rumah Sakit Islam (RSI) Sakinah Mojokerto kembali menggeber turnamen futsal antar rumah sakit (RS). Turnamen bertajuk Arsinu Cup yang diputar kali kedua tahun ini bakal diikuti 64 tim. Baik dari RS Islam, swasta, hingga RSUD se-Jawa Timur (Jatim).

Mereka akan bertanding memperebutkan hadiah utama satu unit motor, serta uang pembinaan bernilai jutaan rupiah. Selain untuk mempererat sinergitas pelayanan antarrumah sakit, turnamen itu sekaligus memperingati Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-96.

Jumat (5/4) pagi, turnamen tersebut rencananya dibuka Ketua Asosiasi Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (Arsinu) pusat, Dr dr HM Zulfikar As`ad, MMR. Bertempat di AKA Futsal Jalan Benteng Pancasila (Benpas), Kota Mojokerto, 64 tim langsung bertarung sengit untuk bisa menjadi yang terbaik.

Menggunakan sistem gugur, setiap tim wajib menang jika ingin merebut gelar juara. Turnamen ini rencananya bakal dihelat selama tiga hari, dari Jumat (5/4) hingga Minggu (7/4). Wadir RSI Sakinah, dr Roisul Umam mengatakan, tujuan utama digelarnya turnamen tak lain adalah untuk memperingati Harlah NU ke-96.

Di mana, RSI Sakinah merupakan rumah sakit yang didirikan dan menjadi milik organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yang berada di Mojokerto. Yang tujuan pendiriannya adalah untuk memberikan jaminan dan pelayanan kesehatan bagi masyakarat, khususnya Nahdliyin.

’’Turnamen ini sudah yang kedua kalinya diselenggarakan dalam rangka merayakan Harlah NU,’’ tuturnya. Meski bertajuk Arsinu Cup, namun tim peserta tidak hanya berasal dari RS dalam naungan NU saja. Melainkan juga diikuti berbagai rumah sakit, baik milik pemda maupun swasta.

Dengan keikutsertaan mereka di turnamen, diharapkan bisa terjalin komunikasi intensif antar rumah sakit. Baik sesama manajemen maupun karyawan. Sehingga ada sinergitas antar rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien.

Kondisi ini menjadi penting untuk menjamin kesehatan masyarakat, khususnya di Mojokerto. ’’Untuk membangunan sintergitas dalam melayani masyarakat, memang harus ada kerja sama antar rumah sakit. Agar semua warga bisa terfasilitasi dengan baik,’’ tandasnya.

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia