Kamis, 23 May 2019
radarmojokerto
icon featured
Journey

Menikmati Indahnya Dua Benua, Turki, Negeri yang Mempesona

05 April 2019, 23: 23: 08 WIB | editor : Mochamad Chariris

Cappadocia menjadi representasi keindahan Turki. Tempat ini benar-benar menawarkan keindahan alam yang tiada tara.

Cappadocia menjadi representasi keindahan Turki. Tempat ini benar-benar menawarkan keindahan alam yang tiada tara. (Mira Fariani for radarmojokerto.id)

TAK HANYA keindahan alamnya, Turki juga dikenal kaya akan warisan budaya dan sejarahnya. Apalagi dengan letak geografisnya yang berada di antara dua benua, membuat Turki memiliki keunikan budaya yang khas.

Berupa campuran antara Eropa dan Asia. Berikut pengalaman Mira Fariani, traveller dari Mojosari selama beberapa hari berkeliling negeri yang elok ini. (nto/abi)

CAPPADOCIA

Konon pada masa keemasannya, Istana Topkapi sempat dihuni lebih dari 4 ribu orang.

Konon pada masa keemasannya, Istana Topkapi sempat dihuni lebih dari 4 ribu orang. (Mira Fariani for radarmojokerto.id)

Tak disangkal lagi, Cappadocia menjadi representasi keindahan Turki. Tempat ini benar-benar menawarkan keindahan alam yang tiada tara. Pemandangan berupa lembah, ngarai, serta perbukitannya sangat memanjakan mata.

Apalagi di sini wisatawan bisa melihat indahnya lanskap langit yang berhias puluhan balon udara. Tak heran, inilah salah satu tempat favorit para wisatawan.

Untuk sampai Cappadocia, butuh waktu sekitar 12 jam perjalanan darat dengan menggunakan bus dari Istambul. Namun, jauhnya jarak ini terbayar lunas dengan keindahan pemandangannya. Beberapa destinasi favorit lain di sekitar Cappadocia adalah Goreme, Urgup dan Avanos. Cappadocia juga terkenal akan kelezatan kulinernya. (*)

ISTANA TOPKAPI

Istana Topkapi atau Topkapi Sarayi dalam bahasa Turki merupakan peninggalan zaman Kesultanan Utsmaniyah. Dibangun pada tahun 1459 oleh Sultan Mehmed II, istana yang berada di Istambul ini ditempati selama hampir 600 tahun.

Mulai tahun 1465 hingga tahun 1856. Kompleks istana terdiri dari 4 lapangan utama serta beberapa bangunan kecil lainnya. Konon pada masa keemasannya, Istana Topkapi sempat dihuni lebih dari 4 ribu orang. Namun, pada tahun 1856, Sultan Abdul Mejid I memindahkan kediamannya ke Istana Dolamabahce.

Dan setelah jatuhnya kesultanan Utsmaniyah pada tahun 1921, pemerintah Turki saat itu menjadikan Istana Topkapi sebagai museum. Di dalam istana ini terdapat banyak peninggalan penting bagi umat Islam.

Di antaranya adalah pedang dan jubah Nabi Muhammad SAW. Begitu berartinya peninggalan Istana Topkapi, UNESCO menetapkannya sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. (*)

BLUE MOSQUE

Inilah salah satu masjid paling terkenal di Turki. Dibangun Sultan Ahmed I dari Dinasti Ottoman pada sekitar abad 14, masjid ini memiliki keindahan dan keunikan tersendiri.

Masjid ini dinamakan Blue Mosque, karena desain keramiknya serta kubah masjid yang dominan berwarna biru. Banyak yang menyebutkan, berkunjung ke Turki tidak lengkap kalau belum mengunjungi Blue Mosque. (*)

EMIRGAN TULIP PARK

Ternyata tak hanya Belanda yang dikenal dengan bunga Tulip. Turki pun juga tak mau kalah. Karena sejatinya Bunga Tulip memang berasal dari Asia Tengah dan Turki.

Ermigan Tulip Park atau Emirgan Korusu dalam bahasa Turki adalah salah satu buktinya. Taman ini dipenuhi dengan Bunga Tulip yang serentak mekar pada sekitar Bulan April. Saat itu pula digelar Festival Bunga Tulip Istambul yang banyak menarik wisatawan.

Taman ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 117 hektare oleh Dinasti Ottoman pada abad ke-17. Tak hanya Bunga Tulip, di area taman juga dilengkapi 2 kolam hias serta sekitar 120 spesies flora.

Termasuk diantaranya adalh jenis tanaman langka, seperti Pinus Batu, Pinus Turki sampai pohon Maidenhair. Di taman ini juga terdapat 3 paviliun yang sangat bersejarah, yaitu Paviliun Kuning, Paviliun Merah Muda serta Paviliun Putih. (*)

BOSPHORUS CRUISE

Berkeliling Turki juga belum lengkap tanpa menikmati indahnya Selat Bosphorus. Inilah selat yang memisahkan Turki Eropa dengan Turki Asia. Selat ini juga menjadi saksi sejarah penaklukan Konstantinoperl oleh pasukan Turki pada zaman Romawi kuno.

Bosphorus Cruise menawarkan beragam paket perjalanan, mulai Shot Circle Cruise, Full Bosphorus Crusie, dan Sunset Cruise. Perjalanan dengan kapal pesiar sejenis yacht yang cukup mewah ini sangat menarik. Karena melewati beberapa tempat penting dan menawan di sepanjang bibir laut.

Seperti Jembatan Bosphorus yang merupakan salah satu jembatan gantung terpanjang di dunia, Istana Dolmabache, Istana Topkapi, Maiden Tower, Benteng Rumeli Hsiari sampai Yale, sebutan orang Turki untuk perumahan termewah dan paling elit yang terletak di tepi Selat Bosphorus.

Karena usianya yang sudah mencapai ratusan tahun dan masih terawat dengan baik, harga rumah di Yale mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah. Dan hanya segilintir orang kaya Turki yang mampu membeli rumah di sini. (*)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia