Minggu, 19 May 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Keberangkatan 719 CJH Terancam Ditunda, jika Tak Segera Lunasi BPIH

03 April 2019, 18: 20: 17 WIB | editor : Mochamad Chariris

Calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto mengikuti manasik haji di komples IPHI Jalan Raya Jabon, Kec. Mojoanyar.

Calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto mengikuti manasik haji di komples IPHI Jalan Raya Jabon, Kec. Mojoanyar. (Ahmad Basuni/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Sejak dibuka 19 Maret lalu, sebanyak 1.419 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap pertama. Angka tersebut menyentuh cakupan 66,3 persen dari total 2.138 CJH yang berhak melunasi musim haji 2019 ini.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Mukti Ali mengatakan, sampai dengan Selasa (2/4), tercatat masih ada 719 CJH yang belum melakukan pelunasan BPIH. Menurutnya, mereka masih diberi waktu sekitar dua pekan untuk membayar sisa setoran awal haji itu. ”Pelunasan tahap pertama sampai dengan 15 April nanti, ” ungkapnya.

Dijelaskannya, penyebab belum melakukan pelunasan karena beberapa faktor. Selain belum melakukan mendatangi bank penerima setoran (BPS) maupun transaksi secara non-teller melalui ATM, beberapa jamaah juga terganjal akibat sistem.

Mukti menyebutkan, kondisi itu lantaran terkendala status isthithaah (mampu) kesehatan yang tidak terbaca oleh bank. ”Sebagian ada yang mengalami kendala status isthtithaah-nya harus di-update terlebih dulu. Ketika belum di-update, bank tidak bisa membaca status isthithaah,” terangnya.

Sehingga CJH harus melaporkan ke Kemenag terlebih dulu untuk memperbarui hasil pemeriksaan kesehatannya. Namun, sebut dia, kendala tersebut karena persoalan teknis saja, sehingga prosesnya tidak membutuhkan waktu lama. Mukti menambahkan, jika sampai ditutup nanti CJH belum melakukan pelunasan, maka jatah keberangkatannya akan ditunda tahun berikutnya.

Sementara itu, sisa kuota di tahap pertama akan dikembalikan ke Provinsi Jatim untuk diisi dengan CJH cadangan. Di antaranya dari usulan CJH lanjut usia (lansia) dan penggabungan mahrom. ”Jeda 15 sampai 30 April nanti diumumkan usulan lansia dan penggabungan mahrom,” terangnya.

Mereka yang lolos diberi kesempatan untuk melakukan pelunasan BPIH tahap kedua yang bakal dibuka 30 April sampai 10 Mei mendatang.

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia