Kamis, 23 May 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Tangan Kanan Alami Luka Serius, Mulyono Berencana Menjalani Operasi

02 April 2019, 01: 16: 58 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kapolsek Sooko AKP Purnomo saat membesuk korban Mulyoni di RS Citra Medika, Sidoarjo, Senin (1/4) malam.

Kapolsek Sooko AKP Purnomo saat membesuk korban Mulyoni di RS Citra Medika, Sidoarjo, Senin (1/4) malam. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Pasca menjadi korban penganiayaan, Mulyono, 47, masih harus mendapat perawatan intensif di RS Citra Medika, Sidoarjo.

Tangan kanan warga asal Dusun/Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto ini mengalami luka serius akibatan sayatan celurit yang dilayangkan Sukadi, 42, warga Dusun Pesanggrahan, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Senin (1/4) malam). Bahkan, korban harus menjalani operasi.

"Kondisi korban sudah membaik setelah mendapat pertolongan pertama," kata Kapolsek Sooko, AKP Purnomo, di Mapolsek Sooko. Tubuh korban masih nampak lemas dan terbaring di kamar rumah sakit.

Menurut Purnomo, hingga Senin (1/4) malam tangan kanan korban juga sudah tidak mengeluarkan darah. Namun, Purnomo belum mengetahui tingkat keseriusan luka yang dialami korban. "Masih nunggu dioperasi dulu di RS Citra Medika," tuturnya.

Kapolsek menegaskan penganiayaan tersebut memang dipicu sakit hati pelaku karena pelaku diduga berselingkuh dengan istri pelaku, Wijipariani, 40. "Motifnya memang asmara," tandasnya.

Kasus ini terjadi saat korban hendak pulang ke rumah dari menonton hiburan musik di desanya. Setibanya di jembatan Tempuran ia dihadang Sukadi. Korban yang mengendarai sepeda motor dengan membonceng istrinya lansung jadi sasaran pembacokan.

"Memang sengaja saya hadang. Dan saya bacok," ujar Sukadi di tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sooko. Terbongkarnya hubungan terlarang itu berawal saat Sukadi dan istrinya menagih hutang Rp 200 ribu ke rumah Mulyono, dua bulan lalu.

Di tengah menagih, Wijipariani dan Sukadi malah jadi sasaran omelan dan hinaan istri Mulyono. Wijipariani disebut sebagai wanita murahan karena diduga selingkuh dengan Mulyono. Dari situ, Sukadi menaruh curiga.

"Saat di rumah, istri saya, saya desak. Dan akhirnya mengakui sudah lama selingkuh dengan Mulyono. Bahkan, sudah berulang kali melakukan hubungan terlarang," bebernya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia