Sabtu, 21 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Teror Remas Payudara Pria Berpenampilan Religius Sasar Guru Berhijab

22 Maret 2019, 17: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

ilustrasi

ilustrasi (jawapos.com for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Pelecehan seksual dengan meremas payudara dialami L, 21, warga asal Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Perempuan berprofesi sebagai guru itu mengalami trauma berat atas peristiwa yang dialami.

Ia menjadi korban pelecehan seksual setelah payudaranya disentuh pelaku di  Jalan Raya Bypass Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Rabu (20/3) ia mengendarai sepeda motor sendiri hendak bertakziah ke rumah temannya di Lespadangan, Kecamatan Gedeg.

Di tengah perjalanan, tepatnya di Jalan Raya Bypass Jampirogo dari belakang datang seorang laki-laki. ’’Seketika itu, pelaku langsung menyentuh payudara kanan saya,’’ ujarnya. Semula, ia tak berpikir bakal menjadi korban pelecehan seksual.

Selain lokasinya berada di jalan umum, pria yang diketahui menggunakan sepeda motor Honda Supra itu nampak religius. Mengenakan sarung dan berpeci. ’’Saya ingat betul kok (wajah) pelakunya,’’ terangnya. Sebab pelaku sempat menoleh ke arah wajah korban.

’’Orangnya agak hitam pokoknya, matanya sedikit lebar dan mengendarai Honda Supra. Kalau nggak salah nopolnya depannya S belakangnya Q,’’ paparnya. Perbuatan pelaku cukup singkat.’’Saat itu kan hujan, saya berkerudung dan memaki jas hujan warna gelap, pelaku tiba-tiba memegang payudara saya,’’ tandasnya.

Sontak hal itu membuatnya terkejut dan geram. Merasa dilecehkan, ia sempat mengejar dan mencaci maki pelaku. Bahkan, L berniat akan menendang motor pelaku. Namun, upayanya gagal setelah kakinya tak mampu menjangkau. Pelaku kemudian kabur dengan memasuki sebuah gang di kawasan Daleman.

’’Kalau nggak salah gang di wilayah Daleman, Desa Japan,’’ ujarnya. L mengalami trauma berat. Setibanya di rumah ia tak bisa menahan tangis. Ia berharap pelaku segera ditindak petugas kepolisian. ’’Kalau bisa korban langsung melapor. Sehingga bisa cepat kami tindaklanjuti,’’ kata Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP. M Solikhin Fery. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia