Rabu, 17 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Pengkab PGSI Siapkan 22 Pegulat Pemula untuk Kejurprov

21 Maret 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Para pegulat pemula dan junior Kabupaten Mojokerto mendengarkan arahan pelatih saat latihan rutin di SMPN 2 Trowulan.

Para pegulat pemula dan junior Kabupaten Mojokerto mendengarkan arahan pelatih saat latihan rutin di SMPN 2 Trowulan. (Pengkab PGSI Mojokerto for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Sembari mempersiapkan pegulat di ajang Porprov Jatim VI Juli nanti, cabor gulat Kabupaten Mojokerto terus membina puluhan pegulat, baik di level pemula maupun junior.

Bahkan, Pengkab PGSI Mojokerto terus mengupayakan program latihan terstruktur sebagai upaya meningkatkan kualitas skill pegulat. Di mana, upaya tersebut sekaligus untuk menambah raihan prestasi cabor gulat di berbagai level kejuaraan.

Salah satunya di Kejurprov Gulat Junior Jatim yang akan berlangsung, 26-28 April nanti di Lumajang. Di mana, Pengkab PGSI telah menyiapkan 22 pegulat yang akan bersaing di ajang tahunan tersebut dalam menambah pundi-pundi medali.

Ke-22 atlet tersebut terdiri dari dua kategori, yakni tingkat pemula yang akan turun di 13 nomor putra dan putri, serta kategori junior yang juga akan turun di 20 nomor putra/putri. Mereka telah digembleng lewat latihan rutin sejak awal tahun, yang ditingkatkan lewat program TC (training center) yang berlangsung sejak bulan lalu.

Dengan proses rekrutmen sejak tahun lalu di berbagai sekolah baik tingkat SD maupun SMP. Bahkan, 22 pegulat juga sempat di tryout-kan ke camp gulat, baik di Surabaya maupun Malang bersama pegulat senior yang akan turun di porprov.

’’Kita mendapat atlet di Kecamatan Trowulan. Mulai dari SDN Sentonorejo, SDN Bejijong, dan SMPN 2 Trowulan. Di Kejurprov nanti, akan turun di kelas gulat bebas,’’ tutur Muhammad Karim, wakil sekretaris Pengkab PGSI Mojokerto.

Ditanya soal target, Karim belum bisa menerangkan secara detail. Sebab, proses pemusatan latihan masih terus berlangsung dalam menyempurnakan performa atlet.Sehingga penilaian atas capaian prestasi berdasarkan kapasitas dan kualitas skill atlet belum bisa dipantau.

’’Doakan saja bisa mendapat medali. Seperti tahun lalu kita sudah mengawali perak dan perunggu. Semoga bisa mendapatkan emas,’’ tandasnya.

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia