Sabtu, 21 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Antisipasi Listrik Padam saat UNBK, Dispendik Kucurkan 37 Unit Genset

21 Maret 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Siswa SMPN 1 Sooko saat mengikuti simulasi UNBK terakhir pada Senin (18/3).

Siswa SMPN 1 Sooko saat mengikuti simulasi UNBK terakhir pada Senin (18/3). (Muh. Ramli/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Kesiapan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di lembaga SMP negeri harus benar-benar ditata secara matang. Selain komputer, kebutuhan genset sebagai tenaga listrik juga harus dipikirkan.

Pasalnya, pada UNBK 2018 lalu, meski sudah bekerja sama dengan PLN, namun masih diwarnai listrik padam saat UNBK berlangsung. ”Tahun lalu listrik sempat padam, tapi tidak lama. Dan saat itu juga sudah bekerja sama dengan PLN,’’ kata Kabid Sarpras Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Mojokerto, Catur Iriawan, Rabu (20/3).

Untuk itu, kata Catur, karena masih waswas UNBK tahun ini tidak berjalan lancar, dispendik bakal menyalurkan bantuan genset bagi 37 SMP negeri di Kabupaten Mojokerto. ”Jadi 37 sekolah itu nanti akan mendapat satu genset per sekolah,’’ tambahnya. Catur mengatakan, untuk unit 37 genset tersebut sudah dianggarkan dalam APBD 2019 sebesar Rp 2,8 miliar.

Yang mana nantinya puluhan genset tersebut akan diberikan di setiap sekolah satu pekan sebelum UNBK berlangsung. Perihal kekuatan watt genset, Catur mengaku cukup bervariasi, dan tergantung lembaga yang membutuhkan. Menyesuaikan rombel dan jumlah siswa di setiap sekolah. ”Kira-kira minimal SMP yang kecil dapat genset yang 2 ribu watt,’’ ujarnya.

 Meski demikian, dispendik tidak menganggarkan bantuan genset bagi sekolah swasta. ”Setahu saya swasta itu sudah banyak yang punyak genset sendiri,’’ tuturnya. Untuk itu, dengan pengadaan genset ini dia berharap sekolah tidak akan lagi menyewa genset kepada pihak swasta seperti UNBK tahun 2018 lalu. ”Untuk tahun lalu setiap sekolah menyewa sendiri,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Sooko Muhammad Sayudi, menyatakan, masalah listrik saat UNBK memang masih sering menjadi kendala. Namun, jika benar dispendik akan mengucurkan bantuan genset di setiap sekolah, hal menjadi angin segar.

Agar saat pelaksanaan UNBK tidak ada lagi dibayangi dengan kekhawatiran pemadaman listrik. ”Kalau ada genset, artinya persiapan UNBK nanti akan lebih matang daripada tahun kemarin,’’ kata Sayudi. (ras)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia