Jumat, 20 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Kecelakaan Karambol, Lima Luka-Luka, Warga Pasuruan Tewas

17 Maret 2019, 17: 05: 37 WIB | editor : Mochamad Chariris

Mobil Toyota Avanz dan truk yang terguling pasca terlibat kecelakaan di Jalan Raya Jasem, Kec. Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Minggu (17/3) pagi.

Mobil Toyota Avanz dan truk yang terguling pasca terlibat kecelakaan di Jalan Raya Jasem, Kec. Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Minggu (17/3) pagi. (rizal amrulloh/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Kecelakaan lalu lintas hingga menelan korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Mojokerto. Insiden maut melibatkan tiga kendaraan itu terjadi di Jalan Raya Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Minggu (17/3) pagi. Lima orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia.

Kecelakaan karambol itu bermula ketika Toyota Avanza nopol L 1855 PI dikemudikan Soleh Hamzah, 44 tahun, melaju dari arah Ngoro menuju Pungging. Sesampainya di Jalan Raya Desa Jasem, kendaraan berpenumpang empat orang ini diduga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan.

Sementara dari arah berlawanan, datang truk bermuatan gas alam dikemudikan Ali, 55, warga asal Dusun/Desa Ganggang Panjang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Ia hendak menuju ke Ngoro Industri Park (NIP).

Menurut Ali, mobil Avanza melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi. ”Dari arah timur (Ngoro) mobil terlalu kencang dan ke kanan aja. Langsung menabrak, saya hindari tidak kena (gagal, Red),” ungkapnya.

Truk bermuatan gas seberat 5 ton itu akhirnya terguling di jalan. Sementara bagian depan Avanza terpental ke sisi kiri hingga menabrak pengendara Yamaha N-Max Nopol S 5054 GX dikendarai Sulastri, 40, warga asal Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Bagian depan hancur usia menabrak bodi kanan truk. Soleh Hamzah, pengemudi mobil, mengalami luka cukup parah. Warga asal Desa Bogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan itu meninggal di lokasi kejadian. Jenazahnya dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.

Sementara Sulastri mengalami luka patah tulang tangan dan dilarikan ke RS Mawaddah, Ngoro, bersama korban lainnya. Petugas Satlantas Polres Mojokerto langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun tersebut.

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia