Jumat, 20 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto
Polemik Doktrin Kiamat Sudah Dekat (2-habis)

DPD Muhammadiyah: Baiknya Lebih Memperbanyak Amal, Bukan Malah Pergi

17 Maret 2019, 20: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Foto pernikahan Zainuddin dan Hanik Masruroh, warga Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Foto pernikahan Zainuddin dan Hanik Masruroh, warga Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

PIMPINAN Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Khobir, mengatakan, mengenai kepindahan warga kabupaten karena adanya isu kiamat memang cukup mengejutkan.

Pasalnya, kata Kiai Khobir, jika percaya akan terjadi kiamat, mestinya bukan malah pergi dari tempat tinggal. Namun, harus lebih memperbanyak amal kebaikan. ”Di Alquran dan hadis memang sudah dijelaskan tanda-tanda kiamat. Tapi, untuk terjadinya kapan, kan manusia tidak tahu,’’ katanya.

Namun, Muhammadiyah tidak akan menilai hal itu ada unsur kesesatan. Pasalnya, lanjut Kiai Khobir, hal itu hanya perbedaan keyakinan dan pemahaman, namun harus tetap disikapi dengan baik dan toleransi.

”Kalau kami tidak menyalahkan, juga tidak membenarkan hingga boleh sampai pindah tempat. Kira-kira begitu,’’ jelasnya. Untuk itu, Kiai Khobir mengaku jangan sampai umat Islam terprovokasi hingga menimbulkan berpecahan. ”Kalau untuk warga Muhammadiyah sendiri, diyakinkan tidak akan ikut ajaran ini,’’ ujarnya. (ras)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia