Rabu, 17 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Atlet Gulat Junior Konsentrasi Kejurprov Jatim

16 Maret 2019, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Enam pegulat muda Kabupaten Mojokerto menjalani latihan fisik di awal-awal program latihan menyongsong Porprov Jatim 2019.

Enam pegulat muda Kabupaten Mojokerto menjalani latihan fisik di awal-awal program latihan menyongsong Porprov Jatim 2019. (Pengkab PGSI Mojokerto for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Persiapan penuh yang digeber Pengkab PGSI Mojokerto sejak tiga bulan terakhir rupanya tidak hanya disiapkan untuk porprov semata. Kejurprov pemula Jatim April nanti rupanya juga menjadi perhatian khusus Pengkab PGSI dalam menambah pundi-pundi medali.

Di mana, belasan pegulat junior yang sudah ditempa setahun terakhir bakal diterjunkan di ajang tahunan tersebut. Nah, untuk bisa menghadapi sengitnya persaingan, Pengkab PGSI juga telah menyiapkan sejumlah program khusus dalam menempa kualitas skill atlet. Salah satunya lewat tryout dan latihan bersama dengan atlet yang lebih berpengalaman. Tak tanggung-tanggung, Rahman Camp Malang pun dipilih sebagai partner tryout.

Ajang tersebut sekaligus untuk mengukur kualitas skill para atlet sebelum turun di Kejurprov April nanti. ’’Kita siapkan 10 sampai 15 atlet putra dan putri yang akan turun di kejurprov. Mereka rata-rata masih berusia SD dan SMP. Kemarin mereka kita ikutkan kakak-kakaknya yang atlet porprov tryout ke Malang,’’ tutur Muhammad Karim, sekretaris Pengkab PGSI Mojokerto.

Sebelumnya, 6 atlet porprov juga sempat digembleng dengan latihan intensitas tinggi selama seminggu penuh saat berada di Rahman Camp Malang. Dalam latihan itu, keenam atlet juga disuguhi materi latihan yang melebihi kapasitas mereka sebagai atlet junior yang baru menekuni olahraga asal negeri Yunani itu.

Bahkan, mereka juga sempat diujicobakan dengan pegulat mahir yang memiliki kapasitas di atas rata-rata. Cara itu dinilai mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas skill masing-masing atlet dari sebelumnya.

’’Semuanya kita siapkan sama-sama. Jadi, yang sudah dewasa tetap dikonsentrasi di porprov. Sementara yang junior dikonsentrasikan pada kejurprov,’’ tambahnya. Karim menambahkan, anak asuhnya diharapkan mampu mendapatkan medali di kejurprov nanti. Harapan itu setelah membandingkan perolehan saat PGSI menurunkan di beberapa event kejuaraan terakhir. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia