Jumat, 20 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik

6 Ribu Surat Suara Pemilu di KPU Kabupaten Mojokerto Ditemukan Rusak

15 Maret 2019, 12: 59: 51 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pekerja pelipat suara menunjukkan surat suara DPRD Kabupaten Mojokerto di gudang logistik KPU di GOR Dispendik, Desa/Kecamatan Sooko.

Pekerja pelipat suara menunjukkan surat suara DPRD Kabupaten Mojokerto di gudang logistik KPU di GOR Dispendik, Desa/Kecamatan Sooko. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto menemukan sedikitnya 6.000 surat suara yang rusak. Jumlah ini dipastikan terus membengkak seiring dengan proses pemilahan yang terus berlangsung.

Sekretaris KPU Kabupaten Mojokerto Heru Kendoyo, mengatakan, 6.000 surat suara yang rusak itu karena kertas kusut, sobek, bercak, hingga gambar yang mengalami gradasi. ’’Untuk sementara, kami menemukan sejumlah itu,’’ katanya.

Kerusakan yang ditemukan petugas pemilihan, bukan sepenuhnya disebabkan penyedia surat suara. Namun, tak sedikit pula yang disebabkan proses pengiriman dari perusahaan pencetak surat suara hingga ke lokasi. Semisal, surat suara yang kusut dan tak bisa dipakai dalam pemilu 17 April nanti.

Kerusakan yang ditemukan petugas, sejauh ini belum terlihat fatal. Karena, gradasi warna yang cukup rendah pun, dianggap KPU sudah tak layak dipakai dan harus disisihkan. ’’Kalau ada gradasi yang hanya turun satu tingkat, kami tidak mempermasalahkan. Tapi, kalau sampai terlalu jauh, akan kami sisihkan dulu,’’ tambahnya.

Nantinya, kertas suara yang rusak akan diajukan untuk pergantian. Karena, penyedia pun memastikan akan mengganti surat suara yang rusak dan tak bisa dipakai dalam pencoblosan.

Sementara, surat suara yang tak terpakai, akan dilakukan pemusnahan jelang pencoblosan nanti. ’’Jika semua logistik sudah siap, dan akan segera didistribusikan, maka KPU akan memusnahkan,’’ papar Heru.

6.000 surat suara yang rusak tersebut, kata Heru, merupakan rekapitulasi surat suara DPRD Provinsi Jatim saja. Angka ini dipastikan bertambah lantaran ratusan petugas pemilah yang dikerahkan KPU, masih proses meneliti surat suara di tingkat Pilpres, DPR RI, DPD, hingga DPRD Kabupaten Mojokerto. ’’Kalau (surat suara) yang lain, masih kami teliti,’’ jelas dia.

Perlu diketahui, KPU Kabupaten Mojokerto mengerahkan 325 pekerja untuk memilah dan melipat surat suara yang akan digunakan dalam pemilu nanti. Pemilahan dilakukan di dua lokasi. Yakni di GOR Dinas Pendidikan, Jalan RA Basuni, Sooko dan di gedung futsal di kawasan Tambakagung, Kecamatan Puri.

Seluruh logistik yang dibutuhkan KPU, sudah terdistribusi secara utuh. Barang-barang itu sudah dimasukkan ke kotak suara yang akan didistribusikan ke 18 kecamatan dan 304 desa serta kelurahan.

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia