Sabtu, 21 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Hanya gara-gara Televisi Dimatikan, Avianto Incar Nyawa Ibunya

14 Maret 2019, 18: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Avianto saat diamankan di Mapolsek Dawarblandong.

Avianto saat diamankan di Mapolsek Dawarblandong. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Kasatreskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka, menegaskan, penganiayaan yang dilakukan Avianto terhadap ibunya, Soning, diduga dipicu masalah sepele.

Selasa (12/3) malam itu, dia yang sedang melihat program televisi (TV) diduga tidak terima TV dimatikan ibunya. Kebetulan, posisi pelaku memang sedang tiduran di depan TV. ’’Saat pelaku terbangun, dia langsung marah,’’ katanya.

Seketika itu, dengan membawa pisau, Avianto lantas masuk ke kamar Soning. Hingga akhirnya terjadi penganiayaan. ’’Jadi, dia (pelaku, Red), diduga tidak terima karena TV-nya dimatikan. Hanya itu saja,’’ tegasnya.

Saat disinggung kondisi korban, Ade Warokka memastikan, kini sudah berangsur membaik. Setelah dilakukan operasi pihak rumah sakit. Hanya saja, sejauh ini, pihaknya belum menerima hasil visum dari RS Reksa Waluya.

’’Yang jelas lukanya di leher sebelah kiri. Tapi, seberapa parah, kami belum dapat visum dari RS. Kondisi korban sampai sekarang juga dalam posisi sadar,’’ katanya.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia