Minggu, 21 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Wajah Pelaku Pembuang Sampah Sembarangan Dipertontonkan ke Publik

11 Maret 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Warga melintas di depan banner berisi foto warga pembuang sampah sembarangan di Jembatan Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Warga melintas di depan banner berisi foto warga pembuang sampah sembarangan di Jembatan Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Keseriusan Muspika Sooko bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto dalam menindak pelaku pembuang sampah sembarangan bukan isapan jempol.

Sabtu (9/3) mereka memasang foto wajah empat warga yang sebelumnya tertangkap tangan membuang sampah rumah tangga dan popok di tanggul Sungai Brangkal.’’Foto-foto itu kita pasang di tempat meraka membuang sampah,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Brangkal, Abdul Muin.

”Ini sekaligus sebagai upaya pemerintah untuk mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan,’’ imbuhnya. Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto di lokasi, foto-foto tersebut didesain dalam bentuk banner berukuran 1 x 4 meter. Dalam banner itu nampak empat pelaku pembuangan sampah lengkap dengan membawa kantong plastik berisi sampah di tangan terpampang jelas dari tanggul sungai atau di tepi jalan trans nasional itu.

Keempatnya adalah LH dan AR warga Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko. Sedangkan dua lainnya, RA warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, dan AH warga Desa Medali, Kecamatan Puri. Dalam banner tersebut juga tertulis Mereka Yang Selama Ini Buang Sampah Sembarangan.

Tulisan itu tentunya sebagai sanksi sosial dan moral bagi para pelaku. Sementara itu, pembuang sampah yang diduga tidak hanya dilakukan empat orang juga dipastikan akan terus dipantau. Imbauan sekaligus bernada ancaman Awas Jangan Tiru Mereka yang ditujukan masyarakat umum juga terdapat dalam banner.

’’Sebenarnya, ini untuk membuat meraka jera, dan pelajaran bagi yang lain agar tidak membuang sampah sembarangan,’’ terangnya. Kata Muin, pemasangan banner disertai foto pelaku pembuang sampah juga untuk membuat warga yang diduga biasa membuang sampah sembarangan agar menghentikan kebiasaan buruknya itu.

’’Setidaknya, jika tidak mau fotonya terpajang di tempat umum, jangan berbuat seenaknya. Jangan membuang sampah rumah tangga dan popok bayi di lingkungan orang lain,’’ tuturnya. Sebab, dampak dari pembuangan sampah sembarangan sudah jelas. Menjadi sumber penyakit, menimbulkan bau tak sedap, dan mengganggu kelestarian lingkungan.

Selain itu, dapat menyebabkan bencana alam seperti banjir. ’’Kalau hanya dipasang imbauan peringatan saja tidak mempan. Sekarang dipasang,  tiga hari sudah hilang. Kalau seperti ini (pemasangn foto) mereka akan berpikir ulang,” tandasnya.

’’Ini belum kita sertakan alamat pelaku. Kalau disertakan jelas bukan dia saja yang menaggung malu, tapi desanya juga,’’ lanjut Muin. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia