Rabu, 17 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Ratusan Guru PNS Kabupaten Mojokerto Buta Informasi Teknologi

11 Maret 2019, 10: 50: 02 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (jawapos.com for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Meski telah menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun ratusan guru dari lembaga TK/SD/SMP negeri di Kabupaten Mojokerto diketahui belum melek informasi teknologi (IT). Menyusul banyak dari kalangan pendidik tersebut sebelumnya juga dinyatakan tidak lulus sertifikasi.

”Pernah ikut tes, tapi tidak lulus, karena pengetahuan IT-nya minim,’’ kata Kabid Tenaga Pendidikan dan Kependidikan (Tendik) Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Nanang Suwantoro, kemarin (9/3). Jumlah guru yang belum berserifikasi itu tergolong cukup tinggi, yakni mencapai 159 orang.

Nanang menyebutkan, guru PNS di bawah naungan dispendik yang sudah menyandang sertifikasi tercatat mencapai 3.911 orang. Meliputi, guru TK 244 orang, guru SD sebanyak 2.585 orang, dan SMP mencapai 1.082 orang. Sementara, 159 orang yang belum mengantongi sertifikasi terdiri atas guru TK 3 orang, SD 139 guru, dan SMP 17 guru. ”Mereka berasal dari sekolah negeri semua. Kalau swasta kami tidak menghitungnya,’’ tambahnya.

Dia menegaskan, mengenai nasib 159 guru tersebut, dispendik nantinya akan memberikan pelatihan tentang melek IT. Pelaksanaannya digelar sebelum ratusan guru tersebut resmi mengikuti tes IT kembali di tingkat pusat. Sebab, lanjut Nanang, untuk saat ini, ujian sertifikasi yang diberikan Kemendikbud, sifatnya sudah dibuka melalui sistem online.

”Tahapan ujiannya sampai empat kali, dan itu online semua,’’ tandasnya. Sebenarnya, kata Nanang, kalangan guru yang masih buta IT tersebut mayoritas dari pendidik yang sudah menginjak usia pensiun atau MPP (masa persiapan pensiun).

Namun, karena mereka masih berharap untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi, dengan demikian, tetap akan mengikuti tahapan tes sertifikasi. ”Agar mereka bisa lulus, ya kami memberikan arahan dan pelatihan. Sebagaimana prosesnya dalam tes sertifikasi,’’ ujarnya. (ras)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia