Minggu, 19 Jan 2020
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Peduli Kesetaraan Gender, Sempurnakan Program PUG

08 Maret 2019, 14: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ruang taman bermain anak yang disediakan KPPN Mojokerto.

Ruang taman bermain anak yang disediakan KPPN Mojokerto. (Achmad Basuni/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - KPPN Mojokerto sebagai salah satu unit vertikal di lingkungan Kementerian Keuangan, berkewajiban mengimplementasikan pengarusutamaan gender (PUG) dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.

Untuk mengimplementasikan pengarusutamaan gender (PUG), Kepala KPPN Mojokerto Riskian Lestari, telah bekerja sama dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Mojokerto Moch. Ali Imron terkait pemajuan pengarusutamaan gender (PUG) pada KPPN Mojokerto.

Kerja sama tersebut dalam bentuk pemberian pemahaman kepada pegawai melalui sosialisasi implementasi, asistensi dan penandatangan kerja sama pemajuan implementasi pengarusutamaan gender (PUG) pada KPPN Mojokerto.

KPPM Mojokerto juga telah melaksanakan sosialisasi implementasi pengarusutamaan gender (PUG) di Aula Gajah Mada KPPN Mojokerto, yang diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai KPPN Mojokerto dengan narasumber Kepala Dinas  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Mojokerto  Moch. Ali Imron.

Pihaknya memberikan arahan dan masukan terkait cara pengimplementasian pengarusutamaan gender (PUG) dan diakhiri dengan penandatanganan kerjasa sama pemajuan pengarusutamaan gender (PUG) pada KPPN Mojokerto.

Kepala KPPN Mojokerto Riskian Lestari, mengatakan, implementasi pengarusutamaan gender (PUG) tidak sebatas penyediaan  sarana dan prasana dan pelayanan. Namun juga di tingkat kebijakan dan implementasi yang berdampak langsung dan tidak langsung kepada masyarakat dan kesejahteraan masyarakat.

Baik laki-laki, perempuan, maupun kelompok masyarakat berkebutuhan khusus. Implementasi pengarusutamaan gender (PUG) ini sesuai Inpres Nomor 9 Tahun 2000, yang mengamanatkan kesetaraan dan keadilan gender dalam setiap tahapan pembangunan dan Surat Edaran Direktur  Jenderal Perbendaharaan No SE-116/PB/2017, tentang Implementasi Pengasutamaan Gender di Direktur Jendral Perbendaharaan.

’’Dalam mengimplementasi pengarusutamaan gender (PUG) ini mempunyai tujuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, bahwa laki-laki dan perempuan akan memperoleh kesempatan dan hak-haknya sebagai manusia sehingga mampu berperan dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembangunan,’’ katanya.

Di samping itu Kepala KPPN Mojokerto memiliki kebijakan yang responsif gender. Seperti pegawai wanita yang melakukan kerja lembur sampai dengan pukul 19.00 WIB akan dilakukan pengantaran sampai ke rumah bagi yang bertempat tinggal jauh dari kantor.

Juga pegawai yang mempunyai tanggung jawab merawat  orang tua yang memerlukan perawatan khusus dan mempunyai anak balita, tidak dimasukkan dalam piket jaga waktu istirahat, seluruh pegawai berhak mengikuti diklat tidak membedakan laki-laki dan perempuan, fasilitas pemeriksaan dokter bertempat di poliklinik lantai dua.

Namun jika ada pegawai yang sakit dokter yang akan memeriksa di tempat pegawai dimaksud, serta apabila cuaca sedang hujan kepada stakeholders disediakan payung dari parkir menuju pintu pelayanan. Begitu pula sebaliknya. Sarana dan prasarana yang responsif gender juga telah disediakan oleh KPPN Mojokerto.

Di antaranya, ruang bermain anak, fasilitas loket khusus, ruang ASI untuk tamu dan pegawai, poliklinik pegawai, musala khusus, ruang tunggu khusus, loker tamu dan khusus disabel, penyediaan kacamata, toilet khusus disabel, parkir mobil dan motor berkebutuhan khusus untuk tamu dan pegawai, penyediaan kursi roda dan rump-nya dan masih ada sarana prasarana lain yang responsif gender. (bas)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia