Rabu, 24 Apr 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Turunkan Atlet Porprov di Kejuaraan Open

05 Maret 2019, 16: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pebulu tangkis putra Kabupaten Mojokerto saat turun di partai final nomor U-13 Turnamen Bulu Tangkis Open di Sidoarjo, Minggu (3/3)

Pebulu tangkis putra Kabupaten Mojokerto saat turun di partai final nomor U-13 Turnamen Bulu Tangkis Open di Sidoarjo, Minggu (3/3) (Pengkab PBSI Mojokerto for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Upaya cabor dalam meningkatkan performa atlet sebagai persiapan menuju Porprov Jatim 2019 tidak hanya lewat program latihan semata.

Uji coba atau turun di turnamen open rupanya juga bisa dijadikan sebagai langkah alternatif dalam meningkatkan kualitas skill dan permainan tim. Di mana, persaingan dengan atlet daerah lain dirasa dapat meningkatkan menguji mental dan stabilitas permainan atlet sebelum turun di pertandingan yang sebenarnya.

Upaya tersebut yang sempat dilalui cabor bulu tangkis Kabupaten Mojokerto saat mengikuti turnamen open di Sidoarjo, Minggu (3/3). Turnamen itu sekaligus untuk menambah jam atlet sebelum menghadapi sengitnya persaingan di ajang olahraga bergengsi empat tahunan tersebut Juli mendatang.

’’Kita punya banyak upaya alternatif. Sebelumnya kita juga sudah sparing bersama dengan tim porprov Nganjuk dan Pasuruan beberapa waktu lalu,’’ tutur Nur Wachid, Ketua Harian Pengkab PBSI Mojokerto.

Nur Wachid, menyatakan, cara itu cukup efektif dalam menilai perkembangan permainan anak asuhnya. Sebab, beberapa daerah lain ternyata juga menerapkan cara yang sama. Yakni, menurunkan atletnya di turnamen open dan uji coba. Sehingga secara kualitas, permainan antar atlet setara.

Tidak hanya itu, turun di turnamen open juga bisa dipakai untuk memetakan potensi dan persaingan antardaerah. ’’Karena yang diturunkan sama-sama atlet yang disiapkan untuk porprov, jadi lebih gampang mengukur tingkat persaingannya,’’ tambahnya.

Dalam turnamen itu, Pengkab PBSI Mojokerto menurunkan 8 pebulu tangkis. Mulai dari nomor atau usia 11 tahun hingga 18 tahun. Dari nomor dan kelas itu, 4 nomor berhasil meraih predikat juara. Yakni, juara 2 dan 3 U-11 putri, juara 3 U-15 putri, serta juara 3 U-13 putra.

Mereka berhasil mengalahkan beberapa pebulu tangkis dari Surabaya, Gresik, Lamongan, dan Gresik sebagai dominasi atlet bulu tangkis di Jawa Timur (Jatim). ’’Kalau melihat hasilnya, masih harus kita perbaiki lagi. Terutama soal mental tanding,’’ pungkasnya. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia