Sabtu, 21 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Features
Suwar, Kasek yang Lolos Seleksi ke Australia

Tak Pernah Menyangka, Lolos Wawancara lewat Telepon

25 Februari 2019, 19: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kepala SMPN 9 Kota Mojokerto Suwar, menjadi salah satu kasek yang terpilih untuk mengikuti diklat ke luar negeri.

Kepala SMPN 9 Kota Mojokerto Suwar, menjadi salah satu kasek yang terpilih untuk mengikuti diklat ke luar negeri. (Suwar for radarmojokerto.id)

SUWAR menjadi salah satu kepala sekolah (kasek) beruntung. Betapa tidak, tahun ini Kepala SMPN 9 Kota Mojokerto ini terpilih mewakili Jawa Timur untuk mengenyam ilmu di Australia.

Senin, 28 Januari lalu menjadi hari yang menegangkan sekaligus menggembirakan bagi Suwar. Pada hari itu, nada dering handphone-nya berbunyi. Tak disangka, panggilan masuk itu ternyata berasal dari Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud). ’’Waktu itu yang nggak disangka-sangka. Kenapa kok saya dihubungi?’’ paparnya.

Dia sempat kaget. Sebab, pihak dirjen memberitahukan bahwa dirinya salah satu kasek yang masuk dalam daftar untuk dikirim ke luar negeri. Padahal, dia merasa tidak mengikuti seleksi. Dia tidak pernah mendaftarkan diri di kompetisi apa pun sebelumya.

Menurut Suwar, dirjen hanya menyatakan bahwa dirinya bisa lolos ke luar negeri dengan syarat sanggup melewati tes wawancara terlebih dulu. Tanpa pikir panjang, dia pun menyanggupi ketersediaannya untuk tes lisan itu. ’’Saya jawab bisa,’’ terangnya.

Rupanya, tes tersebut dilakukan secara langsung melalui sambungan telepon kala itu juga. Alih-alih mempelajari materi, mempersiapkan diri pun Suwar tak sempat. ’’Karena tes lisannya via telepon saat itu juga,’’ celetuknya.

Sejumlah pertanyaan pun dilontarkan kepadanya. Beruntung, semuanya bisa dijawabnya dengan mudah. Tak hanya melemparkan pertanyaan, wawancara itu juga mengetes kecakapannya dalam berbahasa Inggris. ’’Alhamdulillah, dari pertanyaan-pertanyaan itu bisa saya jawab,’’ paparnya.

Oleh karena itu, warga asal Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini, mengaku optimistis bisa lolos. Hingga akhirnya, pengumuman resmi yang ditunggu-tunggu pun keluar.

Melalui pemberitahuan Kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud mengumumkan daftar nama-nama kepala sekolah yang lolos untuk menjalani diklat ke luar negeri.

Kemendikbud memilih tiga negara sebagai tempat menggembleng tenaga pendidik dan kependidikan di tahun ini. Masing-masing di Thailand, Tiongkok, dan Australia. Suwar tercatat untuk mewakili kasek jenjang SMPN ke Australia.

Dari 20 slot yang akan dikirim ke Negeri Kangguru tersebut, hanya ada tiga kepala SMP yang beruntung mendapat kesempatan emas. Dua di antaranya adalah kasek dari SMP swasta, dan satu slot untuk SMP negeri yang tiketnya kini sudah digenggam.

Rencananya, mulai 3-23 Maret mendatang, dia akan menjalani Program Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah di Australia. Hingga saat ini, dia mengaku belum mengetahui pasti Kemendikbud meloloskan namanya.

Akan tetapi, dari sejumlah tes dan uji kompetensi guru (UKG) yang digelar Kemendikbud, hasil yang diperoleh Suwar terbilang cukup moncer. Termasuk saat masih menjadi guru IPA di jenjang SMP negeri.

Beberapa prestasi bergengsi pernah diraih. Di antaranya, juara II guru berprestasi tingkat provinsi tahun 2011. Kemudian menyabet juara III OSN tingkat nasional tahun 2012. Di tahun yang sama dia berhasil menggondol The Best Teaching Performance pada OSN guru.

Selain itu juga ada catatan prestasi lainnya. Semasa menjabat kasek, masa kepemimpinannya juga berhasil membawa SMPN 9 meraih NUN tertinggi se-Kota Mojokerto 2018 lalu. ’’Mungkin dari nilai dan prestasi itu, kementerian memilih siapa yang akan diberangkatkan. Karena data-data itu semua ada di pusat semua,’’ pungkasnya.  

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia