Sabtu, 21 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik

Danrem Mojokerto Tegaskan Netralitas TNI di Pilpres

21 Februari 2019, 20: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Danrem 082/CPYJ Mojokerto Arm Kolonel Ruly Candrayadi memberikan keterangan pers di halaman Makorem.

Danrem 082/CPYJ Mojokerto Arm Kolonel Ruly Candrayadi memberikan keterangan pers di halaman Makorem. (Moch. Chariris/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Danrem 082/CPYJ Mojokerto Arm Kolonel Ruly Candrayadi menegaskan netralitas TNI dalam Pemilu dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Sehingga bila nanti kedapatan prajurit yang diduga melanggar aturan, pihaknya berjanji untuk menindak tegas. Lebih-lebih ada oknum yang terlibat dalam dukung mendukung salah satu paslon Presiden dan Wakil Presiden tertentu.

’’Tidak ada alasan. Pasti kita proses sesuai aturan. Itu sudah sesuai petunjuk komandan atas,’’ ujarnya kepada awak media di makorem kemarin. Ruly menegaskan, TNI tentu akan terlibat dalam pengamanan Pemilu dan Pilpres 27 April nanti bersama jajaran kepolisian.

Termasuk menyiapkan personel yang di dalamnya melibatkan prajurit di enam Kodim jajaran. Meliputi, Mojokerto, Jombang, Kediri, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban. ”Untuk wilayah potensi (konflik) nanti dikoordinasikan dengan kepolisian. Yang jelas kita siap untuk mengamankan Pemilu,” tandasnya tanpa menyebut daerah mana saja masuk peta rawan.

’’Namun, tentu kami terlibat dalam mengantisipasi,’’ ujarnya. Ruly menyinggung masih meradangnya berita hoaks atau bohong yang masih sering muncul di tengah masyarakat.

Sehingga alumnus AKMIL tahun 1993 ini mengajak semua pihak terlibat aktif dalam menangkalnya. Termasuk unsur TNI dan kalangan media. Utamanya di tahun politik yang sudah berjalan ini. Sehingga NKRI tetap terjaga, dan tidak terpecah belah.

’’Berita hoaks perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Jangan satu pihak saja,’’ imbuhnya. Dia menyebutkan, TNI bukanlah paranormal yang bisa membaca pikiran orang. Meski begitu, sangat perlu mengajak semua lapisan masyarakat untuk berkomunikasi, berdiskusi, dan duduk bareng guna menjalin silaturahmi.

Agar sama-sama saling menjaga persatuan dan persaudaraan demi bangsa Indonesia. Dengan ikut memerangi berita hoaks atau yang mengandung unsu kebencian.  ’’Dengan begitu, berita hoaks, jangan malah diteruskan,’’ pungkas Ruly yang resmi menjabat Danrem sejak 18 Januari lalu.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia