Rabu, 17 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Tas Dicuri, Bumil Kejar dan Tabrak Motor Pelaku dari Belakang

14 Februari 2019, 15: 32: 32 WIB | editor : Mochamad Chariris

Tersangka Muslikin Antoko menunjukkan uang milik korban di Mapolsek Mojoanyar.

Tersangka Muslikin Antoko menunjukkan uang milik korban di Mapolsek Mojoanyar. (Abe Arsyad/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Apes dialami Muslikin Antoko, warga Dusun Balekambang, Desa Seloliman, RT 7/RW 4, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Pria berusia 36 tahun itu sempat dimassa warga setelah aksi nekatnya mencuri tas milik pedagang buah alpukat di Jalan Raya Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, kemarin siang berhasil digagalkan korban.

Tas milik Ria Mayasari, 27, warga Dusun Jatisari, Desa Sumberjati, RT 3/RW 1, Kecamatan Mojoanyar berisi uang tunai, cincin emas beserta surat-suratnya sempat dibawa kabur pelaku hingga wilayah Kecamatan Bangsal.

Namun, usahanya untuk kabur gagal. Korban berhasil menghentikan laju motor pelaku usai menabrakkan motornya ke arah motor yang dikendarai pelaku. Tabrakan membuat pelaku dan korban sama-sama tersungkur di Jalan Raya Bangsal di depan SD Sidomulyo, Kecamatan Bangsal sekitar pukul 11.00.

Keni, salah satu saksi, menceritakan, awalnya, dia melihat ada motor matic Yamaha Mio warna hijau dan Honda Vario hitam melaju kencang dari arah Mojokerto menuju arah Mojosari.

Tepat di depan SD Sidomulyo, Bangsal, motor Yamah Mio yang dikendarai seorang ibu rumah tangga itu menabrak bagian belakang Honda Vario hitam yang dikendarai pelaku. Pria itu kemudian jatuh tersungkur bersama motornya ke sisi kiri. Sementara korban jatuh ke sisi kanan jalan.

”Awalnya, saya kira kecelakaan. Terus ibu itu kok teriak jambret, jambret, dengan keras,” ujarnya menirukan korban. Warga di sekitar pun langsung mendatangi keduanya. Korban kemudian merangkak mendekati pelaku sambil melontarkan kata jambret.

Tanpa pikir panjang, korban membuka jaket pelaku tersebut. Terbukti dia mendapati tas hitam miliknya yang diselipkan di balik jaket pelaku. ”Ibu itu bilang, ini tas saya dijambret dia (pelaku, Red),” kata Keni menirukan ucapan korban lagi.

Pelaku pun menjadi sasaran amukan massa. Petugas dari Polsek Bangsal yang datang ke lokasi lantas mengamankan pelaku bersama barang bukti. Sementara korban yang diketahui sedang hamil dilarikan ke RS Sumber Waras Bangsal untuk menjalani perawatan.

Setelah dilakukan pengembangan, diketahui tempat kejadian perkara (TKP) memang ada di wilayah hukum Polsek Mojoanyar. Sehingga kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke polsek setempat.

Kapolsek Mojoanyar AKP Adam Muhari, mengungkapkan, modus tersangka sebelumnya berpura-pura membeli alpukat di lapak buah milik korban. Sempat ada transaksi jual beli di antara keduanya. Namun, di sela-sela transaksi itu, korban mengambil tas miliknya kemudian diletakkan di motor Tossa miliknya.

”Saat itu, korban sedang fokus menimbang buah alpukat pesanan pelaku. Melihat ada kesempatan, pelaku langsung membawa kabur tas korban,” katanya.

Kanitreskrim Polsek Mojoanyar Ipda Mudiono, menambahkan, awalnya, korban belum menyadari tasnya hilang, karena saat itu korban sedang melayani pembeli lain. ”Korban kemudian meminjam motor milik pembeli tersebut untuk digunakan mengejar pelaku,” katanya.

Hingga akhirnya pelaku tertangkap di depan SD Sidomulyo, Kecamatan Bangsal. Petugas mengamankan barang bukti berupa satu buah tas pinggang hitam berisi uang tunai Rp 2,1 juta, cincin emas seharga Rp 450 ribu beserta surat-surat perhiasan, sepeda motor Honda Vario warna hitam nopol S 4724 PU sekaligus STNK yang dikendarai pelaku. (sad)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia