radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

MTs Bahrul Ulum Terpaksa Diliburkan, Tiga Kelas Dipindahkan

10 Februari 2019, 22: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

SEPI: Pasca ambruknya ruang kelas Vll MTs Bahrul Ulum, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, nampak tidak ada aktivitas KBM.

SEPI: Pasca ambruknya ruang kelas Vll MTs Bahrul Ulum, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, nampak tidak ada aktivitas KBM. (Muh. Ramli/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Ambruknya ruang kelas Vll Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bahrul Ulum, Dusun Warugunung Lor, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, dinilai merugikan aktivitas belajar siswa. 

Sabtu (9/2) untuk sementara sekolah memutuskan meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) sementara. ”Kalau tidak hari Senin atau Selasa siswa kami minta masuk kembali seperti biasa,” kata Kepala MTs Bahrul Ulum Ahmad Shofwan.

Namun, kata Ahmad, akibat atap bangunan ambruk Jumat (8/2), kini tiga ruang kelas tidak akan ditempati lagi. KBM para siswa dan siswi nantinya sementara waktu ditempatkan di tiga ruangan berbeda. Kelas VII di ruang perpustakaan, kelas VIII di gedung MI, dan kelas IX ditempatkan di perpustakaan.

Hal itu akan berlangsung hingga proses rehabilitasi gedung MTs seratus persen rampung. ”Akan kami kosongkan untuk dilakukan perbaikan hingga selesai,” jelasnya. Saat ditanya mengenai persiapan ujian sekolah berbasis nasional (USBN) dan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Ahmad mengaku ambruknya kelas Vll MTs tersebut tidak berimbas bagi USBN dan UNBK.

Sebab, ujian diyakinkan tetap berjalan seperti rencana awal. Pasalnya, komputer dan ruang ujian jauh-jauh haris sudah dipersiapkan. Yakni, tidak USBN dan UNBK tidak akan menggunakan gedung MTs tersebut.

”Alhamdulillah untuk komputer aman, dan ruang ujian kami nanti bisa rapatkan kembali,” ujarnya. Namun, lanjut Ahmad, dari ambrunya kelas Vll MTs tersebut pihaknya mengaku sedih dan prihatin.

Di samping berakibat pada sembilan pelajar dan satu guru mengalami luka-luka, kerugian meterial yang dialami lumayan tinggi. Ditaksir mencapai Rp 100 juta.”Yang penting KBM nantinya bisa kami kondisikan dengan baik,” pungkasnya. (ras)

(mj/ris/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia