Selasa, 25 Jun 2019
radarmojokerto
icon featured
Politik

KPU Kekurangan Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu

08 Februari 2019, 19: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Petugas KPU Kabupaten Mojokerto melakukan packing di gudang Dispendik Kabupaten Mojokerto.

Petugas KPU Kabupaten Mojokerto melakukan packing di gudang Dispendik Kabupaten Mojokerto. (Sofan Kurniawan/radarmojokerto)

MOJOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto tengah kebingungan tempat pemilahan dan penyimpanan logistik yang akan dipakai dalam Pemilu 2019, April nanti.

Alasannya, gudang yang dimanfaatkan KPU selama ini, tak mampu menampung seluruh logistik yang dibutuhkan. Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Ayuhanafiq, mengatakan, logistik yang akan dipakai dalam Pemilu nanti akan membludak dibanding biasanya. Karena, saat ini, terdapat lima kontestasi.

Sekarang ini, KPU hanya menyewa GOR Dinas Pendidikan, di Jalan RA Basuni, Desa Sooko. Di lokasi ini, sudah hampir penuh dengan logistik. Di tribun yang biasanya kosong, kini sudah sesak dengan berbagai kebutuhan logistik.

Di antaranya, tinta, kertas sampul, bantalan, dan kebutuhan lainnya. ’’Kalau hanya gedung ini, tidak cukup. Kita perlu gedung baru,’’ paparnya, kemarin. Terdapat dua gedung yang tengah dilirik KPU sebagai lokasi penyimpanan logistik nanti. Yakni, di kawasan Jalan Raya Desa Jabon, dan Gayaman, Kecamatan Mojoanyar.

Dua lokasi ini akan membantu ruang penampungan baru yang kini sudah meluber. ’’Rencana kita ada di dua lokasi itu. semoga saja cukup,’’ imbuh Yuhan. Selain memberikan ruang tambahan, ungkap Yuhan, dua lokasi baru yang dibutuhkan itu juga untuk mempermudah proses packing.

Berbeda jika harus berada dalam satu gedung seperti yang terjadi sekarang ini. Ia mencontohkan, gudang di kawasan Jabon nanti akan dikhususkan untuk penyimpanan logistik Pilpres dan DPD. Sementara, di gudang yang lain akan dikhususkan untuk DPR RI dan DPRD tingkat Jatim. Sedangkan, gudang di GOR Dinas Pendidikan di Desa Sooko akan dikhususkan DPRD Kabupaten Mojokerto.

Dengan ruang penyimpanan itu, maka ia sangat optimis, mampu meminimalisir potensi kesalahan dan mempermudah petugas. ’’Kita hanya antisipasi. Dan akan mempermudah untuk memilahnya,’’ beber dia.  

Kebutuhan gudang baru ini dinilai sangat mendesak. Karena KPU sendiri memastikan gudang baru harus ditentukan sebelum penataan kotak suara dilakukan. Sementara itu, hingga Kamis (7/2) petugas KPU Kabupaten Mojokerto masih disibukkan dengan proses penataan segel yang dipusatkan di GOR dinas pendidikan.

Diperkirakan, proses ini akan menelan waktu hingga akhir pekan esok.

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia