Selasa, 25 Jun 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

MTs Bahrul Ulum Ambruk saat KBM, Siswa Berlindung di Bawah Meja

08 Februari 2019, 13: 41: 14 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ruang kelas VII MTs Bahrul Ulum, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang porak-poranda, Jumat (8/2).

Ruang kelas VII MTs Bahrul Ulum, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang porak-poranda, Jumat (8/2). (Khudori Aliandu/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Kegiatan belajar mengajar di MTs Bahrul Ulum, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto Jumat (8/2) berujung musibah bagi sebagian siswa.

Menyusul, saat para siswa dan guru pendidik mengikuti KBM, terdengar suara gemuruh bangunan atap di salah satu ruang kelas ambruk pada pukul 07.30. Ruang kelas ambruk itu berada di kelas VII.

Di dalamnya sedang ada aktivitas KBM yang diikuti oleh 23 siswa dan seorang guru bahasa Indonesia, Dzurrotin Ainin Faizah.

Akibatnya, puluhan siswa ini berhamburan keluar ruang kelas menyelamatkan diri. Sementara, atap bangunan yang ambruk memporak-porandakan seisi ruang kelas. Konstruksi atap hampir memenuhi ruang kelas.

Kayu penyangga hingga tembok ruang kelas. Bahkan, kondisinya nampak seperti bukan ruang kelas lagi. Sebagian besar hancur. Hingga berita ini ditulis, pihak sekolah dibantu aparat kepolisian dan pemerintah kecamatan setempat masih melakukan evakuasi dengan menyelamatkan para siswa dan guru.

Serta melakukan pendataan tingkat kerusakan bangunan sekolah maupun siswa yang mengalami luka-luka. "Sejumlah siswa ada yang langsung lari keluar, ada yang juga berlindung di bawah meja," kata Kapolsek Jetis, AKP Subiyanto, di lokasi.

Selain Kapolsek, ambruknya ruang kelas tersebut juga mengundangkan keprihatinkan banyak pihak. Salah satunya adalah Camat Jetis, Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah. ”Atas kejadian ini, kami minta pihak sekolah agar memulangkan siswanya lebih awal,” ujar Iwan kepada radarmojokerto.id di lokasi.

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia