radarmojokerto
icon featured
Politik

KPU Kabupaten Mojokerto Temukan Ratusan Pemilih Ganda

06 Februari 2019, 16: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto masih menemukan data pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP2). Jumlahnya mencapai 420 pemilih.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto Vikhie Risdianto, mengatakan, angka itu ditemukan setelah KPU melakukan penelitian data lanjutan atas daftar pemilih yang telah ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. ’’Ternyata, masih ada yang ganda,’’ paparnya, kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin.

Dikatakan dia, temuan data pemilih ganda itu bukan disebabkan kesengajaan. Melainkan karena banyaknya perpindahan domisili pemilih. ’’Di lokasi awal, data masih ada. Tetapi, data orang tersebut juga ada di lokasi yang baru,’’ imbuh dia.

Meski memastikan data pemilih tersebut ganda, namun KPU tak akan melakukan pencoretan. Vickhie beralasan, KPU hanya akan memberikan tanda khusus dan menahan lembar C6. Formulir ini sebagai pemberitahuan kepada pemilih yang biasanya dibagikan jelang pemungutan suara. ’’C6 kita tahan dan tidak kita bagikan,’’ tegasnya.

Check list Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dalam DPT tersebut akan dipasang di kolom Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (NKK), nama hingga alamat pemilih. ’’Di kolom keterangan, akan ada tanda TMS. Sehingga, data yang bersangkutan akan tetap tidak bisa memilih,’’ jelas Vikhie.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Mojokerto Afidatusholihah, menambahkan, meski KPU sudah melakukan verifikasi atas data tersebut, Bawaslu tak menghentikan proses penelitian. Pemutakhiran data itu akan dilakukan hingga jelang pencoblosan.

Dikatakan Afidah, bawaslu akan tetap memberikan ruang bagi  masyarakat yang tak masuk dalam DPT. ’’Laporkan. Kami akan memverifikasinya,’’ paparnya.

Perlu diketahui, DPT di Kabupaten Mojokerto dalam pemilu yang digelar April nanti, mengalami kenaikan hingga 21.071. Kenaikan ini disebabkan jumlah pemilih pemula, coklit ulang, hingga temuan bawaslu.

Dalam DPT yang dipakai saat Pemilihan Gubernur lalu, jumlah pemilih mencapai 811.959 orang. Dan, saat ini jumlah pemilih mencapai 833.031. DPT yang ditetapkan KPU Kabupaten Mojokerto tersebut, sudah melalui perbaikan. Sebelumnya, saat perbaikan pertama atau tahap DPTHP 1, jumlah pemilih hanya 822.316.

Angka ini kemudian kembali dilakukan penelitian dan sinkronisasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Ddispenduk Capil) Kabupaten. Hasilnya, terjadi penambahan hingga total 833.031 pemilih. Angka inilah yang akan dipakai dalam Pemilu 2019 nanti. (ron/abi)

(mj/ron/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia