alexametrics
Sabtu, 27 Feb 2021
radarmojokerto
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pemuda Ngoro dan Dlanggu Jadi Pengedar Sabu

04 Februari 2019, 22: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Dua tersangka pengedar sabu-sabu diapit dua petugas kepolisian.

Dua tersangka pengedar sabu-sabu diapit dua petugas kepolisian. (Abe Arsyad/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO - Kasus penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Mojokerto belum berhenti. Dalam sehari, polisi menangkap dua pengedar di Kecamatan Dlanggu dan Mojosari, Jumat (1/2). Dari keduanya, petugas menyita barang bukti sabu-sabu.

Keduanya adalah Yusuf Ardiyansyah, 35, warga Dusun Sumberingin, Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu, dan Rahmad Wahyudi Yulianto, 22, warga Dusun Sebani, Desa Tanjangoro, Kecamatan Ngoro.

Paur Humas Polres Mojokerto, Ipda Tri Hidayati, mengungkapkan, tersangka Yusuf Ardiyansyah tertangkap tangan membawa narkoba jenis sabu di depan bengkel Dusun Kademangan, Desa/Kecamatan Dlanggu, sekitar pukul 20.00.  Petugas menyita barang bukti sabu dalam plastik, satu bungkus rokok kosong, satu unit hanphone dan jaket warna biru tua.

Sementara itu, pada hari yang sama, Unit Reskrim Polsek Mojosari menangkap tesangka Rahmad Wahyudi Yulianto di Jalan Airlangga Desa Kauman, Kecamatan Mojosari, sekitar pukul 23.00. ’’Sesuai informasi masyarakat, tersangka akhirnya diawasi gerak-geriknya,’’ katanya Kapolsek Mojosari AKP Anwar Sujito.

Alhasil, tersangka tidak dapat mengelak saat didapati barang bukti. Yakni, sabu-sabu dalam plastik klip yang dimasukkan bungkus rokok. Tersangka kemudian digelandang ke Mapolsek Mojosari berikut barang buktinya.

Selain menyita satu paket sabu-sabu, petugas juga menyita satu bungkus rokok dan satu unit handphone. ’’Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,’’ pungkas Tri. (sad)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP