Kamis, 21 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Komposisi Tim Basket Kabupaten Belum Ideal

03 Februari 2019, 18: 35: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Tim basket Putri Kabupaten Mojokerto menjalani training center (TC) di lapangan basket Jalan Mayjen Sungkono, Kota Mojokerto.

Tim basket Putri Kabupaten Mojokerto menjalani training center (TC) di lapangan basket Jalan Mayjen Sungkono, Kota Mojokerto. (Farisma/radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Pasca meliburkan pemain dari proses TC (training center) awal sejak Desember 2018 lalu, skuad tim basket Kabupaten Mojokerto kini kembali melanjutkan program latihan guna persiapan menuju Porprov Jatim 2019.

Kali ini, TC memasuki tahap kedua yang diikuti 24 pemain terpilih di masing-masing tim, baik putra maupun Putri. Jumlah tersebut nantinya akan kembali diperkecil untuk memastikan komposisi terbaik yang masuk dalam skuad resmi Kabupaten Mojokerto sebelum turun di pra-porprov yang akan berlangsung April nanti.

Proses pemilihan nantinya akan tetap didasari oleh usia dan kualitas skill di sejumlah posisi yang dirancang Pengkab Perbasi Mojokerto. Ketua umum Pengkab Perbasi Mojokerto Mochamad Al Amin, menjelaskan, komposisi tim yang ada saat ini belum bisa dikatakan ideal untuk didaftarkan dalam Puslatkab maupun pra-porprov.

Perbasi menilai kompetensi pemain yang terpilih masih belum maksimal selama menjalani TC tahap pertama sejak November hingga Desember 2018 lalu. Sehingga butuh proses latihan dan gemblengan lebih keras lagi sebelum nantinya dinilai dan dipilih kembali untuk mengisi komposisi tim yang terbaik.

Dengan jumlah pemain di masing-masing tim 12 orang sesuai regulasi yang ditetapkan Pengprov Perbasi Jatim. ’’Sementara ini masih ada 24 pemain di tim putra, dan 20 pemain di tim putri. Beberapa pemain yang kita pilih juga masih ada yang belum bisa bergabung, terutama yang sedang kuliah. Akhir Februari nanti baru akan kita pilih 12 pemain yang terbaik,’’ tuturnya kemarin.

Perbasi kini tengah menyiapkan sejumlah materi latihan yang tak kalah berat dari TC tahap awal. Termasuk tempaan stamina atau fisik yang menjadi modal utama dalam bermain basket. Materi ini sekaligus untuk mendukung materi TC pertama yang hanya fokus pada pembenahan permainan dasar basket.

Pun demikian pula dengan tim pelatih yang telah diisi sosok yang pas setelah ditinggal pelatih sebelumnya. Andre Teddy dipasang sebagai pelatih putra setelah sebelumnya memegang tim U-16. Lalu, Deddy juga dipasang sebagai pelatih tim putri menggantikan Novi yang memilih pergi untuk melanjutkan karir di basket profesional.

’’TC tahap kedua sudah kita mulai sejak dua minggu lalu. Sekarang kita genjot latihan fisik dan strategi,’’ pungkasnya. (far/ris)

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia