Jumat, 20 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Jangan Baca

Setelah Menikah, Wajahku kok Babak Belur

29 Januari 2019, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (JPF for radarmojokerto.id)

Adem-adem ngombe jus manggis

Tukune nang Pasar Tanjung Anyar

Waktu akad nikah janjine manis

Tibakne sifat asline seneng kasar

KELEMBUTAN suami selalu didambakan oleh semua istri. Termasuk juga Tulkiyem (samaran) 30, warga asal Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Sebelum resmi menikah dengan Mukiyo (samaran) 34, dia barharap Mukiyo menjadi suami yang bisa melindungi dan selalu sayang kepadanya.

Namun, setelah menikah, fakta bicara lain. Bukan malah melindungi, suaminya tersebut justru selalu bersikap kasar. Entah apa yang membuat Mukiyo setega itu. Padahal, sebelum menikah, suaminya telah berjanji untuk tidak menyakiti Tulkiyem. ”Iyo, pokoke janjine manis tok,’’ katanya.

Bulan lalu, misalnya, saking kerasnya Mukiyo menampar pipi Tulkiyem, membuat dia harus dilarikan ke rumah sakit. Karena Tulkiyem sudah merasa tidak kuat lagi atas sifat dan perilaku Mukiyo, dia meminta agar diceraikan Mukiyo. ”Yo wes gak kuat-lah,’’ tambahnya.

Awalnya, niat itu tidak diizinkan mertuanya. Namun, karena semakin hari sikap dan perilaku Mukiyo semakin garang, Tulkiyem pun tetap menuju Pengadilan Agama (PA) Mojokerto. Dengan ditemani orang tuanya, dia memutuskan untuk menggugat cerai sang suami. ”Wong tuoku yo gak terimo,’’ ujarnya. (ras)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia