Selasa, 12 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Cari Lawan Sepadan, Tim Porprov Ditantang Jombang

27 Januari 2019, 23: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

TIm sepak bola porprov Kabupaten Mojokerto saat menggelar latihan.

TIm sepak bola porprov Kabupaten Mojokerto saat menggelar latihan. (Askab PSSI for radarmojokerto.id)

MOJOKERTO – Mengaktifkan kembali program latihan usai terbengkalai selama dua bulan akibat urusan studi, tim sepak bola porprov Kabupaten Mojokerto terus meningkatkan tensi latihan.

Waktu persiapan yang kurang sebulan lagi menuntut tim asuhan Nono Srihartowo itu mampu memaksimalkan performa jelang turun di Pra Porprov 2019, Maret nanti. Setelah meningkatkan intensitas latihannya di awal pekan kemarin, Askab PSSI Mojokerto kembali meningkatkan materi latihan di menu lainnya.

Termasuk meningkatkan level lawan uji coba untuk mengukur kemampuan Catur dkk, pasca dua bulan menjalani pembentukan tim. Nah, pencarian lawan tanding pun kini menyasar sejumlah tim selevel yang juga tengah menjalani pembentukan tim.

Salah satunya adalah tim Jombang dan Kabupaten Pasuruan yang telah menawarkan diri untuk sparing bersama baik di Stadion Gajah Mada Mojosari atau di lokasi lain. Pilihan itu sekaligus untuk meningkatkan jam terbang, serta pengalaman tanding 24 pemain yang tergabung.

’’Awal pekan kemarin Jombang sudah menawari sparing dengan kita. Tapi, masih kita atur jadwalnya. Meskipun uji coba, tapi harus sesuai dengan target,’’ terang Nono Srihartowo, pelatih tim porprov Kabupaten Mojokerto.

Nono mengakui tidak ada pilihan lain lagi selain harus mencari lawan sepadan demi bisa mengukur kekuatan anak asuhnya. Sebab, waktu sudah semakin mepet untuk main-main dalam mempersiapkan tim secara serius. Sehingga butuh fokus dan konsentrasi tinggi demi bisa menggapai hasil yang maksimal.

Bahkan, jika perlu harus ada pemantauan khusus dari manajemen kepada pemain agar kedispilinan tetap terjaga. ’’Kemarin dispensasi sekolah sudah diberikan semuanya oleh manajemen. Tinggal dipantau saja perkembangannya. Kalau perlu juga ada suntikan motivasi dari manajemen agar anak-anak lebih terpacu,’’ tambahnya.

Sebelumnya, intensitas latihan Catur dkk telah ditingkatkan oleh tim pelatih dari sebelumnya hanya tiga kali menjadi lima kali dalam seminggu. Dengan ditambah jadwal uji coba sekali seminggu dengan tim lokal atau tim luar kota yang siap dan memiliki kompetensi yang sama.

Sebelumnya, 24 pemain yang tergabung juga sudah menjalani uji coba melawan PSMP, Rabu (23/1) dan Jumat (25/1). Hasilnya, penampilan Catur dkk dinilai cukup meningkat dan memiliki peluang untuk lolos ke babak utama. Hal ini setelah mereka berhasil menahan imbang The Lasmojo dua babak. Sementara satu lainnya, dilalui dengan kekalahan. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia