radarmojokerto
icon featured
Jangan Baca

Habis Menikah, Tidurnya Sendirian

25 Januari 2019, 22: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (JPG for Jawa Pos Radar Mojokerto)

Kaline munggah wedi kintir

Wis dirabi dadak ditinggali

Mending mulih timbang kenthir

PENGANTIN baru seharusnya menghabiskan waktu bersama. Namun, hal itu tidak dengan Tulkiyem (samaran) 25, warga asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, setelah dinikahi Mukiyo (samaran) 27.

Sebelum menikah, kata Tulkiyem, dirinya berharap akan mendapat kebahagiaan baru dari calon suaminya. Namun, setelah menikah, fakta berbicara lain. Tak seperti yang dibayangkan.

Ya, Tulkiyem menceritakan, setelah pernikahan tersebut, suasana keluarganya tak seperti pengantin baru pada umumnya. Yang selalu dihabiskan berdua kemana pun pergi.

Namun, tidak dengan keluarganya barunya. Ya, baru menikah, sudah dirinya sering ditinggal suaminya pada malam hari. Entah kemana. Tulkiyem sendiri tak tahu. ”Bojoku yo gak pernah izin nek metu,’’ katanya.

Akhirnya, karena sering ditinggal saat malam hari, dia memberanikan diri melarang suaminya keluar lagi. Tetapi, larangan itu disambut bentakan Mukiyo. ”Padahal aku ngomong apik-apikan karo bojoku, kok yo disentak,’’ jelasnya.

Dari hal tersebut, keluarga barunya diambang perpecahan. Namun, Tulkiyem tetep bertahan. Berharap ke depannya akan baik-baik saja. Tapi, namanya juga manusia. Lama-kelamaan Tulkiyem merasa bosan dengan perlakuan suaminya. ”Yo sopo sing gak bosen, nek bojo koyo ngunu,’’ ujarnya.

Meski pernikahannya baru seusai jagung, dia tetap memilih berpisah dan menggugat cerai Mukiyo di Pengadilan Agama (PA) Mojokerto. (ras)

(mj/ris/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia