Sabtu, 20 Jul 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Plengsengan Kali Sadar yang Ambrol Makin Meluas

25 Januari 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Kerusakan plengsengan Kali Sadar di Kota Mojokerto semakin parah.

Kerusakan plengsengan Kali Sadar di Kota Mojokerto semakin parah. (Sofan Kurniawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Kerusakan plengsengan Kali Sadar di Kota Mojokerto semakin parah. Keberadaan titik ambrol bertambah.

Penahan tanggul yang terseret arus sungai itu tak jauh dari titik ambrol sebelumnya. Yakni, di dekat dam Kuti, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari.Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, perbaikan tanggul ambrol mulai terasa sejak Rabu (23/1).

Beberapa pekerja tampak mengangkuti batu kali untuk fondasi tanggul. Juga didatangkan pasir satu truk. Kemarin, perbaikan kembali dilanjutkan. Tampak para pekerja membersihkan dinding tanggul yang ambrol.

Fondasi dan plengsengan batu kali dibersihkan. Juga tampak sandbag alias karung putih berisi pasir ditempatkan di posisi plengsengan yang ambrol. Informasi yang dihimpun, perbaikan itu dikebut BBWS Brantas. Mengingat desakan dari sejumlah pihak. Mulai pemkot hingga DPRD yang meminta upaya perbaikan.

’’Sesuai instruksi wawali, sehari pasca kejadian, kami sudah bersurat ke BBWS agar perbaikan plengsengan ambrol segera dilakukan,’’ ujar Heryana Dodik Murtono, kasatpol PP Kota Mojokerto. melalui Kabid Trantib Hatta Amrulloh.

Dikatakannya pula, BBWS telah merespons perbaikan dengan mendatangkan pekerja dan material perbaikan. Termasuk, mendatangkan sekitar 200 sandbag ke lokasi sebagai upaya perbaikan sementara. ’’Karena mendesak dan curah hujan juga diprediksi tinggi, perbaikan segera sangat diperlukan,’’ ujarnya.

Sementara itu, titik plengsengan yang ambrol juga kembali muncul. Lokasinya berada tak jauh dari Dam Kuti. Posisi itu berjarak sekitar 300 meter dari lokasi ambrol pertama ke arah timur. Hanya saja, tidak sebesar yang pertama.

Di lokasi, ambrolnya plengsengan dekat dam Kuti itu terletak di dekat gapura kampung Kuti. Sisi selatan tanggul Kali Sadar dengan panjang sekitar tiga meter. Kemudian, tingginya sekitar tiga meter dari permukaan air.

Kendati tidak sebesar ambrol yang pertama, kondisi itu cukup mengkhawatirkan. Untungnya lokasi itu juga masuk dalam perbaikan sementara. ’’Lokasi plengsengan ambrol di dekat rumah pompa Kuti juga ada. Itu juga dilakukan perbaikan sementara oleh BBWS,’’ sambung Hatta.

Pihaknya juga terus memantau upaya perbaikan tersebut. Termasuk, mengecek seluruh jalur tanggul Kali Sadar di ruas Kota Mojokerto. Dengan panjang sekitar 3,5 kilometer dari hulu kampung Gatoel, Kelurahan Kranggan hingga area By Pass Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari.

(mj/fen/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia