Selasa, 25 Jun 2019
radarmojokerto
icon featured
Features

Albert Gunardi, Jasa Cuci Mobil Panggilan, Patok Harga Rp 45 Ribu

23 Januari 2019, 19: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Usaha jasa cuci mobil panggilan milik Albert Gunardi saat melayani pelanggan.

Usaha jasa cuci mobil panggilan milik Albert Gunardi saat melayani pelanggan. (Farisma Romawan/Jawa Pos Radar Mojokerto)

Dunia usaha semakin hari semakin berinovasi seiring perkembangan zaman. Termasuk usaha jasa cuci mobil keliling yang mulai banyak diminati. Terutama bagi para pekerja kantor yang tak punya banyak waktu untuk pergi ke tempat cuci mobil.

TIDAK banyak orang mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri tanpa harus bergantung nasib kepada orang lain. Apalagi bidang pekerjaan yang ditekuni lain dari yang lain atau belum pernah ditemui sebelumnya. Butuh kerja keras dan kesungguhan yang tinggi dalam berusaha untuk bisa menggapai kesuksesan.

Sehingga dapat menghasilkan karya dan prestasi suatu saat nanti. Pengalaman itulah yang kini coba diraih Albert Gunardi, pemilik usaha jasa cuci mobil panggilan yang tengah viral di media sosial (medsos) Mojokerto sebulan terakhir.

Inovasinya dalam membuat usaha cuci mobil keliling cukup diapresiasi warganet yang tertarik akan jasanya itu. Khususnya bagi kalangan menengah ke atas yang memiliki kendaraan roda empat. Namun, tak memiliki banyak waktu luang mengantre di tempat pencucian mobil atau car wash.

Sehingga butuh jasanya sebagai alternatif agar kebersihan mobil tetap terjaga tanpa membuang banyak waktu. Usaha seperti ini yang kerap disebut sebagai inovasi atau kreasi dalam memanfaatkan situasi dan kondisi. Sehingga mampu menghasilkan banyak pundi-pundi rupiah.

’’Sebenarnya baru satu setengah bulan ini berjalan. Kalau dibilang ramai, mungkin karena momentumnya saja bertepatan dengan musim hujan. Sehingga banyak orang yang butuh mobilnya dicuci tanpa harus keluar atau menyisihkan waktu dari kesibukan kerja,’’ ungkap Albert Gunardi, pemiliki usaha cuci mobil panggilan.

Albert mengakui usahanya memberikan jaminan kebersihan kendaraan belum sesempurna cuci mobil yang sudah menetap. Di mana, banyak yang masih menyanksikan tingkat kebersihannya. Hal itu tak lepas dari tingkat peralatan yang dinilai kurang komplet.

Terutama tidak adanya mesin hidrolik yang dipakai untuk mengangkat mobil. Sehingga kebersihan bagian bawah mobil dinilai terabaikan. Mendapat pertanyaan itu, Albert pun memiliki jawaban sendiri. ’’Kita selalu mengutamakan kebersihan di setiap bagian mobil. Kalau bagian bawah, SOP (standar operasional prosedur) ya tetap kita semprot sampai petugasnya masuk ke kolong mobil,’’ imbuhnya.

Tidak hanya itu, Albert juga tak sembarangan dalam memilih lokasi mencuci, meski bisa dilakukan di sembarang tempat. Di mana, ia harus memilih tempat yang teduh, baik di garasi hingga tempat parkir yang kosong. Atau bahkan di bawah pohon rindang jika memang tidak ada tempat lain yang jauh dari kontak sinar matahari langsung.

Cara itu ia gunakan agar kebersihan mobil tetap terjamin dari jamur yang menempel akibat busa sabun yang belum dibilas, namun sudah kering oleh sinar matahari. ’’Kalau terpaksa di jalan, kita cari jalan yang ada pohon rindangnya,’’ imbuhnya. Untuk harga, Albert tak terlalu mematok nominal tinggi. Yakni, Rp 45 ribu untuk lokasi pencucian di sekitar Kota Mojokerto.

Sementara di luar wilayah kota, ia bisa memberikan nominal tambahan sebesar Rp 5 ribu sebagai biaya pengganti transportasi. Meski baru beroperasi satu setengah bulan, Albert mengaku usahanya cukup lancar dalam memberikan rezeki.

Namun demikian, ia tak akan berhenti begitu saja dalam memberikan layanan terbaik terhadap usaha jasa cuci mobil panggilan miliknya. Masih ada inovasi dan kreasi lain yang bakal ia buat untuk memfasilitasi para pekerja yang kekurangan waktu luang. ’’Sementara ini, dalam sehari bisa tiga sampai empat order. Kita sih nggak ngejar target. Yang penting pelanggan puas,’’ pungkasnya. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia