Kamis, 17 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Di Piala Indonesia, PSMP Ditantang Tim Kuat

22 Januari 2019, 19: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Djayusman Triasdi (dua dari kiri) kembali memperkuat PSMP sebagai bek tengah di Turnamen Piala Indonesia menghadapi Borneo FC, 29 Januari mendatang.

Djayusman Triasdi (dua dari kiri) kembali memperkuat PSMP sebagai bek tengah di Turnamen Piala Indonesia menghadapi Borneo FC, 29 Januari mendatang. (Jawa Pos Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Eksistensi skuad PS Mojokerto Putra (PSMP) rupanya tak banyak berubah, meski telah disanksi larangan bermain oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Bahkan, The Lasmojo seolah ingin membuktikan diri jika mereka masih bisa berjuang di kompetisi dan turnamen resmi Indonesia dengan segala daya dan upaya. Termasuk saat turun di babak 32 besar turnamen Piala Indonesia, 29 Januari mendatang.

Waktu kurang dari seminggu persiapan terus dimaksimalkan Laskar Majapahit dengan menggelar latihan rutin yang mulai berjalan kemarin. Di bawah tangan dingin Jamal Yastro, Mujib Ridwan dkk ditantang mampu lolos ke babak 16 besar. Atau mengandaskan tim penantangnya, Borneo FC di dua leg sekaligus.

Target tersebut sekaligus untuk membuktikan, bahwa PSMP masih bisa eksis meski telah ditinggal sejumlah pemainnya. Akan tetapi, tantangan tersebut rupanya menjadi yang paling berat selama PSMP menjalani turnamen Piala Indonesia.

Sebab, lawan yang dihadapi Mujib ridwan dkk kali ini bukanlah tim sembarangan. Yakni, tim peserta Liga 1 yang musim lalu bertengger di posisi 7 klasemen musim 2018. Belum lagi kekuatan internal tim The Lasmojo yang sampai saat ini belum dianggap maksimal.

Di mana, baru 11 dari 19 pemain yang telah bergabung bersama tim dalam latihan perdananya di Stadion Gajah Mada Mojosari kemarin. Kondisi tersebut yang menunjukkan persiapan PSMP belum terlalu matang untuk bisa meladeni permainan anak asuh Fabio Lopez itu.

’’Kemarin baru ditelepon pengurus. Dan kami langsung merespons dengan memanggil pemain musim kemarin,’’ ungkap Jamal Yastro, pelatih PSMP. Jamal menyatakan, ke-19 pemain yang ia panggil seluruhnya adalah pemain lama.

 Di antaranya Wahyu Saputra, Mujib Ridwan, Rendra Teddy, serta kiper Adi Setiawan. Lalu ada tiga pemain lokal asli Mojokerto, Yusuf Dwi Purnomo, Kartanto, serta Ari Budiawan. Sementara delapan pemain lainnya, masih dalam perjalanan menuju Mojokerto.

Mereka akan digembleng kembali oleh trio pelatih Jamal Yastro-Nus Yadera-Ari Kurniawan. ’’Yang kita panggil adalah mereka yang bersedia, termasuk yang belum datang hari ini (kemarin, Red). Ada Djayusman (Djayusman Triasdi, Red) juga. Besok (hari ini, Red) sudah komplet. Semuanya, total ada 19 pemain,’’ tambah Jamal.

Di antara pemain yang dipanggil, tidak banyak tampak pemain yang selalu turun saat PSMP bermain di Liga 2 musim 2018 lalu. Seperti Indra Setiawan, Ricky Kambuaya, Derry Rachman, Samsul Pelu, atau Haris Tuharea. Dari penelusuran radarmojokerto.id, pemain tersebut ternyata tengah menjalani trial atau seleksi di tim Liga 1.

Seperti Indra yang tengah trial di Persija, Derry Rachman bersama Borneo FC, Ricky dan Haris di PSS Sleman, dan Samsul Pelu sedang ada di Persebaya Surabaya.  

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia