Kamis, 21 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Banjir Genangi Pemukiman, Ketinggian Air Capai Lutut Orang Dewasa

11 Januari 2019, 22: 53: 13 WIB | editor : Mochamad Chariris

Warga memilih keluarga rumah pasca air menggenangi rumah mereka di Desa/Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jumat (11/1).

Warga memilih keluarga rumah pasca air menggenangi rumah mereka di Desa/Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jumat (11/1). (BPBD for Jawa Pos Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Hujan deras yang mengguyur kawasan Mojokerto sejak Jumat sore (11/1) mulai mengakibatkan luberan air sungai dan banjir di beberapa titik.

Jumat petang (11/1) kawasan pemukiman di Dusun Kenyu, Desa/Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto mengalami banjir. Akibatnya, air berwarna cokelat pekat ini menggenangi rumah warga.

Bahkan, ketinggian air telah mencapai lutut orang dewasa. ”Iya, titik banjir ada di depan Puskesmas Pungging,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Mohammad Zaini, kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.

Di menyebutkan, banjir yang menggenangi pemukiman ini sudah menjadi langganan tahunan setiap kali datang musim hujan. Drainase atau saluran air nampak tidak mampu menampung kiriman air hujan dari wilayah selatan Kabupaten Mojokerto, notabene berada di kawasan pegunungan.

”Posisi drainase dan tinggi air sejajar. Sehingga air dari jalan tidak bisa mengalir ke sungai,” tandasnya. Namun, seiring berhentinya hujan deras yang terjadi sejak Jumat sore, malam ini air perlahan surut. ”Saat ini air sudah berangsur-angsur surut,” tandas Zaini.

Kapolsek Pungging AKP Suwaji menambahkan, pasca hujan berhenti, banjir yang menggenangi pemukiman warga di Dusun Kenyu, Desa/Kecamatan Pungging tersebut secara perlahan surut. Sehingga dimungkinkan, jika tidak terjadi hujan deras kembali, kondisi di kawasan tersebut akan kembali normal. (sad)

(mj/ris/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia