Kamis, 21 Nov 2019
radarmojokerto
icon featured
Features
Mengunjungi Pos Pam Nataru Mojokerto

Ada Bumblebee Transformers, Captain Amerika hingga Sejarah

28 Desember 2018, 23: 33: 01 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pos Pam Nataru 2019 bernuasa milenial dengan menghadirkan konsep Bumblebee berdiri di Pertigaan Taman, Kecamatan Mojosari, Mojokerto.

Pos Pam Nataru 2019 bernuasa milenial dengan menghadirkan konsep Bumblebee berdiri di Pertigaan Taman, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto)

Ada yang berbeda pada pendirian pos pengamanan-pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 di Kabupaten Mojokerto. Pos pam dan pos bernuasa milenial tersebut menghadirkan konsep candy house, superhero hingga Bumblebee. Ada apa saja di dalamnya?

SUASANA berbeda dan menarik saat berkunjung ke sejumlah pos pam dan pos yan Nataru 2019 yang dibuat Polres Mojokerto. Bagaimana tidak, dengan konsep unik dan milenial, masyarakat semakin dimanjakan dengan beragam fasilitas di dalamnya.

Sehingga membuat mereka enggan untuk meninggalkan pos saat mampir beristirahat. Seperti yang nampak di pos pam Mojosari, tepatnya di Simpang Tiga Taman, Mojosari. Pos bernuansa milinial ini menghadirkan konsep Bumblebee.

Sehingga tak jarang, pemudik yang mampir juga menyempatkan diri ber-selfie atau mengabadikan foto di pos tersebut. ’’Pos milenial berkarater Autobot Transformers dengan tokoh Bumblebee ini didesain untuk pelayanan masyarakat,’’ ungkap Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Bobby M. Zulfikar.

Kata dia, dalam pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2018 kali ini, pihaknya sengaja mendesain secara khusus di luar dari kebiasaan. Apalagi, Bumblebee adalah salah satu tokoh di film Transformer yang banyak digemari berbagai kalangan, khususnya anak-anak.

Terlebih lagi, anggota autobot ini telah dibuatkan film tersendiri dengan judul yang sama dengan namanya. Meski terkesan unik, pihaknya menegaskan tetap fokus pada fungsi menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Mojokerto. ’’Ini sekaligus memberi kesan menarik dan tidak menakutkan,’’ tandasnya.

Kata dia, setidaknya ada empat pos berdesain milinial. Selain berkonsep Bumblebee, di pos pam Air Panas Pacet, misalnya. Pos pam jujukan wisatawan di setiap libur panjang ini memiliki konsep superhero. Meski sederhana, pos dengan ukuran 3 x 4 ini juga menarik perhatian.

Lantaran di bagian depan dan samping sejumlah replika superhero yang terdapat pada film Avangers juga ikut dilibatkan dalam pos pam nataru kali ini. Seperti, Ironman, Spiderman, Juli, hingga Captain Amerika. ’’Kami tunjukkan bahwa polisi merupakan sosok yang humanis dan dekat dengan masyarakat,’’ beber Bobby.

Berbeda lagi dengan pos pam yang ada di Ngoro dan Simpang Lima Kenanten, Kecamatan Puri. Di dua bangunan semi permanen ini, petugas lebih mengolaborasi antara Transformer dan candy house atau rumah permen. Candy house adalah rumah permen yang digemari berbagai kalangan.

Nampak bangunan berwarna seperti berbalut cokelat dengan beragam ornamen. Seperti boneka salju disertai kotak hadiah terdapat di depan pos pam yang berdiri dengan luas 10 x 10 meter ini.

’’Ini kita lebih pada menyesuaikan dengan momen nataru. Pos berkonsep candy house ini sekaligus diperuntukan bagi pengendara untuk beristirahat hingga menanyakan terkait lalu lintas,’’ tambah Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Irwan Rizki Prakoso.

Rumah permen ini memang didesain khusus. Di sisi lain, pos pelayanan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Macam ruangan pelayanan kesehatan dan juga ruang monitoring center. Serta spot bagi pengunjung berswafoto. Bahkan, di dalamnya, sejumlah foto jadul polisi lalu lintas di era 1951 juga ikut ditampilkan.

’’Tujuannya mengedukasi masyarakat dan petugas sendiri untuk selalu ingat pada sejarah. Jangan sampai kita lupakan sejarah. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya,’’ terangnya menirukan pepatah Presiden Seokarno atau Bung Karno.

Sebagai upaya menyemarakkan Pemilu 2019, pesan damai aman, dan sejuk, juga melengkapi pernak-pernik dalam pos. Di sisi lain, konsep ini sekaligus turut aktif mengampanyekan antihoaks dan tidak golput saat pesta demokrasi lima tahunan yang akan berlangsung 17 April 2019 mendatang.

’’Ini kami desain untuk menyampaikan pesan supaya masyarakat, khususnya generasi milenial agar bijak menggunakan medsos. Mereka harus menangkal berita hoaks. Jangan sebaliknya,’’ pungkasnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia