radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Manajemen PSMP Pertahankan Starting Eleven

14 Desember 2018, 19: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Skuad PSMP bersama para pendukung berswafoto seusai menjalani laga Piala Indonesia.

Skuad PSMP bersama para pendukung berswafoto seusai menjalani laga Piala Indonesia. (Media Officer PSMP for Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Meski kompetisi Liga 2 musim  2018 baru saja berakhir, tak menghentikan langkah manajamen tim PS Mojokerto Putra (PSMP) dalam menyiapkan kerangka dan komposisi tim di musim depan.

Meski aktivitas tim sudah tak lagi aktif, namun susunan skuad The Lasmojo di musim depan sudah bisa ditebak dengan jelas siapa-siapa saja yang bakal berseragam merah-hitam.

Hal ini setelah manajemen Laskar Majapahit berniat mempertahankan kembali sebagian besar pemain utama untuk bermain kembali di Stadion Gajah Mada Mojosari.

’’Kalau untuk musim depan, ya sudah ada nama-namanya. Minimal starting eleven kita pertahankanlah,’’ ungkap Muhammad, manajer tim PSMP. Memet, sapaan akrab Muhammad tak memungkiri kredibilitas dan kualitas tinggi yang dimiliki pemainnya saat bermain di musim 2018 kemarin.

Terutama para pemain yang selalu menduduki starting line-up kala PSMP bermain di kandang maupun tandang. Dari hitungan sementara, setidaknya 18 pemain dinilai layak untuk dipertahankan.

Terdiri dari 11 pemain inti dan 7 pemain pelapis yang kerap dipasang tim pelatih. ’’Kira-kira ada 18 pemain-lah. Tapi, itu dari manajemen. Untuk kepastiannya ya tergantung keputusan dari pemain yang bersangkutan,’’ tambahnya.

Memet tak memungkiri perjuangan Indra Setiawan dkk yang hanya bisa mencapai babak 8 besar. Dimana, prestasi tersebut tak lebih baik dan tak  lebih buruk dari capaian musim 2017 lalu.

Namun, ia menilai hasil tersebut bukanlah prestasi yang buruk. Sebab, apa yang sudah diperjuangkan anak asuh Jamal Yastro itu telah menjadi catatan terbaik selama Liga 2 bergulir.

’’Semua tim pasti ada faktor luck-nya. Hasil kita kemarin hanya kurang beruntung saja,’’ tambahnya. Khusus untuk Piala Indonesia, Memet tak terlalu memaksakan pemain harus bermain ngoyo di setiap pertandingan yang dijalani.

Sebab, berdasarkan klausul kontrak, ikatan kerja mereka bersama PSMP hanya sampai di bulan Desember atau hingga babak 64 besar. Artinya, manajemen tak berhak memaksa mereka harus bisa berkumpul dan bermain di babak 32 besar yang bakal berlangsung Januari mendatang.

Sehingga upaya PSMP di Piala Indonesia tak bisa ditentukan. Namun demikian, bukan berarti tidak ada solusi yang bisa diambil manajemen dalam mengarungi Piala Indonesia.

Dimana, manajemen nantinya tetap akan memanggil pemain yang berdomisili di sekitar Mojokerto. ’’Kita kan ambilnya pemain-pemain yang dekat-dekat saja. Sekitar Surabaya, Sidoarjo dan Mojokerto,’’ pungkasnya.

(mj/far/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia