radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Situs Sambeng Diekskavasi, BPCB Dalami Struktur Kuno

14 Desember 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Temuan situs di lahan proyek pelebaran TPA DLH Kabupaten Mojokerto mulai dilakukan ekskavasi.

Temuan situs di lahan proyek pelebaran TPA DLH Kabupaten Mojokerto mulai dilakukan ekskavasi. (Abe Arsyad Radar Mojokerto)

MOJOSARI – Temuan situs di Dusun Sambeng, Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mulai diekskavasi Kamis (13/12).

Rencananya proses ekskavasi berlangsung selama 10 hari ke depan. Hal itu bertujuan untuk segera melihat bagaimana bentuk situs dan struktur batu bata kuno tersebut.

Pengkaji Cagar Budaya Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim Wicaksono mengatakan sebelumnya memang telah dilakukan pembuatan grid. ”Itu untuk penentuan titik-titik kotak gali persiapan ekskavasi hari ini (kemarin, Red),” katanya.

Dia mengungkapkan, strategi dari kajian saat ini adalah BPCB akan membuka titik yang ada di sebelah utara dari jalan pembatas di dalam tempat pembuangan akhir (TPA) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto.

”Jadi, hasil peninjauan sebelumnya ada empat titik. Nah kita menghubungkan titik-titik itu. Kita kupas sehingga kita menampilkan bentuk apa dari struktur batu bata kuno itu,” katanya.

Selain itu, survei permukaan juga dilakukan oleh masyarakat setempat dan komunitas Genta Majapahit. Hasilnya, didapatkan beberapa titik baru. ”Ternyata tidak hanya titik yang kemarin saja. Ada titik-titik baru persebaran dari tinggalan cagar budaya yang di area TPA ini,” ungkapnya. 

Wicaksono menambahkan, bila nanti ekskavasi di sisi utara selesai, pihaknya akan membuka titik-titik yang barangkali potensial. Selanjutnya dilakukan studi kebijakan oleh Disparpora Kabupaten Mojokerto terkait dengan pengelolaan dan pemanfaatan situs ke depan. (sad)

(mj/ris/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia