radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

Tahun Depan, Terapkan Rapor Elektronik bagi Siswa SMP

12 Desember 2018, 20: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (jawapos.com/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Dinas Pendidikan (Dispednik) Kota Mojokerto mulai tahun ajaran 2018/2019 ini mulai memberlakukan e-Rapor atau rapor elektronik.

Sistem penilaian secara elektronik tersebut diperuntukkan bagi jenjang SMP sederajat. Kepala Dispendik Kota Mojokerto Amin Wachid, mengungkapkan, penerapan e-Rapor bertujuan agar pecatatan terhadap hasil penilaian pembelajaran siswa lebih cepat, akurat, dan sistematis.

Sebab, pengisian daftar nilai cukup menggunakan aplikasi melalui komputer. ’’Dalam e-Rapor itu memuat data lengkap siswa,’’ terangnya. Dijelaskannya, e-Rapor mencatat tentang semua capaian kompetensi siswa.

Mulai dari kehadiran, nilai mata pelajaran, sikap, prestasi, hingga catatan wali kelas. Menurut Amin, rapor elektronik juga terhubung langsung dengan data pokok pendidikan (dapodik). Sehingga, bisa digunakan sebagai sarana informasi siswa yang terintegrasi secara nasional.

Dengan demikian, data penilaian siswa tersebut dapat dimanfaatkan guru, orang tua, maupun institusi pendidikan lainnya. Seperti SMA/SMK sederajat, bahkan perguruan tinggi juga dapat melihat evaluasi hasil belajar siswa.

’’Harapannya setelah siswa lulus, SMA/SMK sudah tidak ribet mencari data siswa lagi. Karena nilai dari kelas VII, VIII, dan IX sudah ada di e-Rapor,’’ tandasnya.

Amin mengatakan, sistem penilaian e-Rapor akan diterapkan mulai semester ganjil tahun ini. Kendati demikian, pihaknya tidak menghapus pencatatan nilai melalui rapor dalam bentuk fisik.

Menurutnya, hal itu untuk menjaga agar pembagian rapor menjadi sarana komunikasi antara sekolah dan wali murid. ’’Jadi ada dua bentuk. Secara fisik tetap ada, dan elektronik juga kita kerjakan,’’ paparnya.

Dia mengatakan, penerapan sistem penilaian itu sebagaimana tercantum dalam Permendikbud 23/2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

Bahwa penilaian pendidikan pada pendidikan dasar maupun menengah terdiri atas penilaian terhadap hasil belajar dilakukan oleh pendidik, satuan pendidikan, dan pemerintah.

Ujian akhir semester (UAS) ganjil jenjang SMP/sederajat telah selesai. Jumlah siswa yang mengikuti sebayak 9.008 siswa. Tersebar di 22 SMP negeri/swasta dan MTs di Kota Mojokerto.

Dia menambahkan, saat ini masing-masing sekolah tengah melakukan proses pencatatan hasil nilai siswa. Rencananya, rapor akan dibagikan pada akhir pekan ini.

Selain pembagian rapor secara fisik, sekolah juga akan membagikan melalui email orang tua siswa. ’’Dengan begitu, orang tua bisa lebih mudah untuk evaluasi belajar siswa,’’ pungkas Amin. 

(mj/ram/ris/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia