Rabu, 19 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Dua Pelajar Dimassa saat Curi Laptop di SMK Nasional

08 Desember 2018, 00: 15: 09 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pelaku diamankan di Mapolsek Dawarblandong, Mojokerto untuk dimintai keterangan.

Pelaku diamankan di Mapolsek Dawarblandong, Mojokerto untuk dimintai keterangan. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Dua pelajar babak belur dihkimi massa. Itu setelah keduanya tertangkap basah mencuri laptop di SMK Nasional Dawarblandong.

Kedua pelaku adalah EA, 18, warga Dusun Banjar Melati, Desa Banjaragung, dan Ro, 17, warga Desa/Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Kini, mereka yang sudah ditetapkan sebagai tersangka masih dalam pemeriksaan petugas untuk proses pengembangan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul  06.30.

Kali pertama diketahui salah satu pelajar SMK Nasional Dawarblandong. Yakni, melihat gelagat pelaku mencurigakan, langsung meneriaki maling. Kerasnya teriakan lantas mengundang siswa lain dan para guru berdatangan.

’’Saat itu, palaku langsung melarikan diri ke belakang sekolah,’’ tutur Andri, salah satu warga. Pencarian pun terus dilakukan. Tak lama, pelaku berhasil ditemukan di belakang penggilangan padi sebelah barat gedung SMK.

Tak ada kompromi, para pelajar yang geram lantas menghakimi. Akibatnya pelaku babak belur di sekujur tubuhnya. Beruntung, kemarahan massa bisa diredam para guru. Pelaku diamankan di salah satu ruangan SMK.

Selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan ke Mapolsek Dawarblandong. ’’Dari tangan tersangka, petugas turut mengamankan satu unit laptop lengkap dengan charger-nya,’’ kata Kasubaghumas Polresta Mojokerto Ipda Katmanto, kemarin.

Hasil pemeriksaan, peristiwa ini bermula saat pelaku berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat. Namun, setibanya di depan sekolah SMK Nasional tiba-tiba EA menyuruh Ro pulang dengan membawa sepeda motor yang dikendarainya.

Saat ditinggal, diam-diam pelaku masuk ke SMK Nasional Dawarblandong. ’’Pelaku langsung masuk ke dalam ruang lab. Mengambil laptop dan charger di meja ruangan,’’ tuturnya.

Belum sampai menikmati hasil, aksinya tepergok salah satu pelajar. Pelaku berhasil ditangkap lengkap barang buktinya. Laptop itu sempat dimasukkan dalam tas dan dibawa pelaku pergi meninggalkan kelas. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia