Sabtu, 21 Sep 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

472 CPNS Kembali Semringah, Berpeluang Lolos SKD

30 November 2018, 13: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Sejumlah instansi telah mengumumkan hasil seleksi kompetensi dasar (SKD). Rencananya, dalam waktu dekat pengumuman resmi peserta CPNS di pemerintah daerah juga segera dirilis.

Di Kota Mojokerto, diproyeksikan ada 472 peserta yang bakal melaju ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto Endri Agus Subianto mengungkapkan, hingga kemarin belum ada pengumuman resmi tentang peserta yang dinyatakan lulus SKD.

Seluruh data peserta masih dalam proses rekonsiliasi antara data panitia seleksi nasional (panselnas) dan panitia seleksi daerah/instansi. ”Masih dicek lagi untuk mencocokkan data,” terangnya Kamis (29/11).

Seluruhnya diperkirakan akan rampung akhir bulan ini. Sebab, rencananya, mulai awal Desember akan dijadwalkan untuk pelaksanaan tes SKB.

Dia menyatakan, seluruh peserta yang lolos nilai ambang batas atau passing grade akan secara otomatis melaju ke tahap berikutnya.

Akan tetapi, jumlah peserta yang lolos passing grade di Kota Mojokerto cukup minim. Dari 2.657 peserta yang mengikuti SKD pada 4-5 November lalu, hanya 174 saja yang memenuhi nilai ambang batas.

Sementara kebutuhan formasi yang dibuka sebanyak 248 posisi. ”Jadi, nanti akan ditambahkan lagi untuk mengikuti SKB,” paparnya.

Penambahan tersebut diambil dari peserta yang tidak lolos passing grade, namun memiliki nilai komulatif tinggi.

Itu menyusul diberlakukannya Permen PAN-RB 61/2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS 2018.

Sehingga panselnas menerapkan sistem pemeringkatan untuk menentukan peserta yang lolos SKB. Namun, opsi itu hanya diberikan bagi formasi yang kosong atau belum memenuhi jumlah minimal peserta SKB.

Agus menyebutkan, berdasarkan hasil rekonsiliasi, sejumlah peserta telah direkomendasikan untuk maju ke tahap SKB.

”Setelah direkon untuk yang mengikuti SKB itu sebanayak 472 (peserta). Tapi, by name by address kita belum tahu,” paparnya.

Jumlah tersebut terdiri dari peserta yang memenuhi passing grade, ditambah dengan hasil dari perangkingan. Dengan demikian, seluruh kebutuhan formasi dipastikan telah terisi.

Karena jumlah peserta hampir dua kali lipat dibandingkan jumlah lowongan CPNS yang dibuka Pemkot Mojokerto. ”Formasi kita 248, secara logika jumlah itu sudah mencukupi,” tandasnya.

Dia menambahkan, untuk kepastiannya akan diumumkan secara resmi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam waktu dekat.

Oleh karena itu, seluruh peserta CPNS yang mengikuti computer assisted test di Basement Simpang Gumul (SLG), Kediri, 4-5 November lalu diminta untuk menunggu pengumuman.

Karena peserta yang tidak lolos nilai ambang batas masih berkesempatan melaju untuk mengikuti SKB. Diperkirakan, tahapan ketiga dalam seleksi CPNS itu akan dilakukan pada awal Desember. 

”Sementara untuk lokasinya belum ditentukan. Kalau jumlahnya tidak terlalu banyak. Mungkin akan di Kanreg II BKN Surabaya,” pungkas Agus. 

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia