Kamis, 24 Oct 2019
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto

PT Energi Agro Nusantara Klaim Tidak Ada Pencemaran Sumur

20 November 2018, 21: 30: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Petugas PT Energi Agro Nusantara melakukan sosialisasi sekaligus mengumumkan hasil uji laboratorium di Kantor Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Petugas PT Energi Agro Nusantara melakukan sosialisasi sekaligus mengumumkan hasil uji laboratorium di Kantor Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Dugaan pencemaran air sumur warga di Dusun Ngepung, Desa Berat Wetan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, mulai ada titik terang.

PT Energi Agro Nusantara selaku produsen mengklaim tidak ada pencemaran sesuai dengan hasil uji laboratorium. ’’Dari sisi kualitas air yang sudah diujikan secara lab, menunjukkan tidak ada pencemaran air dari pupuk hayati enero (PHE) kami,’’ ungkap Humas PG Gempolkrep Mojokerto Ariel Hidayat, Senin (19/11).

Kondisi itu dibuktikan dari hasil laboratorium yang diterima dari perusahaan Independen Sucofindo. Kata dia, chemical oxygen demand (COD) dan PH, dua dari empat unsur parameter pengujian kualitas air tersebut menunjukkan di bawah standar baku mutu atau sudah sesuai.

Dengan rincian, COD sumur tersebut 10,1. Sedangkan COD di sumur warga sekitar 11,8. ’’Sementara maksimal itu harus 300 miligram per mili,’’ tuturnya. Sedangkan untuk PH-nya lanjut Ariel, tercatat 7,6 pada sumur tersebut dan 7,41 di sumur milik warga sekitar. ’’Ini artinya, PH sudah netral, sudah bagus. Sudah tidak asam dan tidak basah,’’ imbuhnya.

Sebaliknya, untuk hasil BOD dan kontaminan hasilnya baru keluar setidaknya pada 29 November nanti. Hal itu tak lepas karena hasil kedua unsur tersebut tidak bisa langsung jadi lantaran BOD dan kontaminan ada kandungan microorganisme.

Sehingga, untuk melihat kandungan microorganisme dalam larutan itu dibutuhkan waktu. ’’Pertumbuhannya sekitar 1 minggu,’’ ujarnya. Dengan hasil ini, pihaknya memasikan tidak ada pencemaran lingkungan yang disebabkan PHE.

Air sumur milik salah warga yang diambil sampel untuk uji lab, parameternya sesuai dengan peraturan yang berlaku, BOD, COD, PH dan kontaminan. ’’Kami pastikan, air tersebut tidak tercemar,’’ pungkasnya. 

(mj/ori/ris/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia