Minggu, 16 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Journey
Pesona Kabupaten Mojokerto

Segarnya Sensasi Air Pegunungan Dlundung Trawas

16 November 2018, 22: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Segarnya air yang jatuh dari sumber mata air Gunung Welirang membuat penat dan capek jadi hilang.

Segarnya air yang jatuh dari sumber mata air Gunung Welirang membuat penat dan capek jadi hilang. (Rizal Amrullah/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Keelokan alam di sepanjang lereng Gunung Welirang seakan tak ada habisnya untuk dieksplorasi. Salah satunya Air Terjun Dlundung, yang berada di Desa Kemloko, Kecamatan Trawas.

Alam pegunungan yang sejuk, dengan ketinggian sekitar 760 mdpl serta dikelilingi rimbunan pohon yang masih alami membuat Air Terjun Dlundung sebagai tempat wisata yang layak masuk daftar untuk dikunjungi.

Air Terjun Dlundung memiliki ketinggian sekitar 60 meter. Dengan sumber utama air yang berasal dari mata air Gunung Welirang. Curah air yang terjun tidak terlalu ekstrem, bahkan relatif cukup bersahabat.

Karena aliran air yang jatuh masih menyentuh tebing yang berundak. Baru di ketinggian sekitar 25 meter, air ini terjun ke kolam di bawahnya. Ini yang membuat para pengunjung betah berlama-lama berada di bawah curahan airnya. ’’Rasanya dingin dan segar. Juga tidak menyakitkan di badan,’’ kata Wisnu, salah satu pengunjung. 

Tempat wisata yang indah ini mudah untuk dicapai karena letaknya yang hanya berjarak 43 kilometer dari pusat Kota Mojokerto. Dan dapat dicapai menggunakan mobil atau sepeda motor.

Jika dijangkau dari pusat Kecamatan Trawas, hanya berjarak sekitar 2 kilometer. Di sekitaran Air Terjun Dlundung juga banyak terdapat spot wisata menarik lainnya. Seperti pusat belanja buah-buahan dan sayuran serta tempat wisata buatan lainnya.

Suasana khas pegunungan di Air Terjun Dlundung menjadikan tempat ini sangat cocok untuk bersantai dan melepas rasa penat. Selain air terjun sebagai sajian utama, di kawasan seluas sekitar 4,5 hektare ini terdapat areal perkemahan yang cukup luas dan juga nyaman.

Sangat sesuai untuk kegiatan outbound maupun kegiatan outdoor lainnya. ’’Beberapa teman memang menyarankan untuk mencoba berkemah di camping ground sini. Kayaknya asyik juga. Kalau ada libur panjang, saya akan coba bersama keluarga,’’ imbuh Wisnu.

Tiket masuk area Air Terjun Dlundung terbilang cukup murah. Pengunjung hanya dikenakan harga tiket sebesar Rp 10 ribu per orangnya. Harga yang sama juga diterapkan untuk tarif per tenda jika ingin berkemah di camping ground.

Sementara untuk parkir hanya dikenakan sekitar Rp 2 ribu untuk motor dan Rp 5 ribu untuk mobil. (nto)

(mj/ron/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia