Minggu, 16 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Sportainment

Persem Genggam Tiket Lolos Zona Nasional

16 November 2018, 20: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Hendrik Putra Perdana menjadi tulang pungung serangan Persem Mojokerto di laga leg kedua babak pendahuluan melawan Perssi Sukabumi di Gelora A. Yani Kota Mojokerto, Kamis (15/11).

Hendrik Putra Perdana menjadi tulang pungung serangan Persem Mojokerto di laga leg kedua babak pendahuluan melawan Perssi Sukabumi di Gelora A. Yani Kota Mojokerto, Kamis (15/11). (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Sejarah kembali diukir Persem Mojokerto. Laskar Damarwulan akhirnya memastikan diri lolos ke babak 32 besar zona nasional Liga 3 musim 2018 usai membungkam Perssi Sukabumi 3-0 di Gelora A. Yani Kota Mojokerto, Kamis (15/11).

Capaian tersebut sekaligus menggenapkan Badai Biru sebagai salah satu dari empat tim asal Jatim di zona nasional. Mereka akan berjuang kembali untuk merebut enam tiket menuju Liga 2 musim depan.

Meski tidak diperkuat striker andalannya Farid ’’Ambon’’ Fauzi, permainan, Persem cukup mendominasi leg kedua babak pendahuluan kedua itu. Bahkan ketika pertandingan baru berjalan 2 menit, anak asuh Hartono itu sudah menciptakan gol.

Yakni, lewat titik putih. Setelah pemain belakang Perssi kepergok handsball oleh wasit Dalail asal Batang. Andik Kristanto yang ditunjuk sebagai algojo dengan tenang sukses memperdayai Pili Alamsyah, kiper Perssi. Skor 1-0 untuk keunggulan Persem bertahan hingga babak pertama usai.

Meski tertinggal satu gol, Laskar Bumi Geulis ternyata masih kesulitan mendobrak pertahanan Persem di babak kedua. Tuan rumah justru mampu menggandakan keunggulan di menit ke-58 lewat sontekan tipis Agus Santoso.

Pergerakan pemain bertubuh mungil dan lincah ini mampu menipu lawan. Hingga lolos dari pengawalan dan mencetak gol lewat sepakan dari sudut sempit. Tidak berhenti di situ.

Agregat gol Persem atas Perssi semakin jauh manakala Nasikin yang masuk menggantikan Hanafi menyumbang gol ketiga lewat tendangan keras yang tak mampu ditepis Pili Alamsyah.

Tim tamu baru bisa menyerang di menit-menit akhir jelang laga usai. Setelah Persem kehilangan Erik Irawan, satu pemainnya yang harus terusir dari lapangan usai mengantongi dua kali kartu kuning. Namun, usaha Perssi tak banyak merubah skor hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

’’Saya belum tahu apakah di babak 32 besar zona nasional nanti ada pemutihan kartu atau tidak. Namun, setidaknya kita pasti akan menambah pemain untuk menambal jumlah pemain yang begitu ramping. Agar bisa bersaing di zona nasional,’’ ungkap Hartono, pelatih Persem.

Di babak 32 besar nanti, Persem akan tergabung di dalam grup C. Terdiri dari Persiba Bantul, Bogor FC, Kotabaru FC, dan Persem. Dengan sistem home tournament, Persem dituntut mampu merebut jatah 2 tiket masing-masing grup untuk bisa lolos ke babak 16 besar.

Begitu juga seterusnya hingga mencapai ke babak empat besar untuk memastikan tiket ke Liga 2 musim depan. ’’Saya kira semua tim di zona nasional punya peluang yang sama untuk lolos sampai ke final. Perjalanan Persem masih panjang. Jadi, masih ada beberapa tahapan lagi,’’ pungkasnya. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia