Minggu, 16 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Sportainment
3 PSMP vs Semen Padang 1

Kans The Lasmojo Menuju Semifinal

16 November 2018, 01: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Pemain PSMP mencetak gol ke gawang Semen Padang di Stadion Gajah Mada Mojosari Mojokerto.

Pemain PSMP mencetak gol ke gawang Semen Padang di Stadion Gajah Mada Mojosari Mojokerto. (Sofan Kurniawan/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO – Melangkahkan kaki ke babak semifinal bukan tidak mungkin diwujudkan PS Mojokerto Putra (PSMP) di kompetisi Liga 2 musim ini.

Meski bukan target utama sejak awal musim, setidaknya harapan itu masih terbuka lebar andai The Lasmojo bisa menyelesaikan babak 8 besar dengan hasil maksimal.

Raihan tiga poin atas Semen Padang di pekan kelima grup A kemarin (14/11) cukup membuka peluang Laskar Majapahit melanjutkan tren positifnya sebagai salah satu tim yang lolos ke fase empat besar.

Hasil tersebut sekaligus menobatkan PSMP sebagai satu-satunya tim di Liga 2 yang selalu menyapu bersih laga kandangnya di Stadion Gajah Mada Mojosari dengan kemenangan.

Akan tetapi, secara teknis di lapangan, kemenangan The Lasmojo belum bisa lepas dari hadiah penalti yang kerap diberikan wasit. Dua dari tiga gol PSMP kemarin lahir dari titik putih yang mampu dimaksimalkan Indra Setiawan pada menit ke-21, serta Haris Tuharea di menit ke-43.

Indra yang sebelumnya diganjal Ibrahim Sanjaya mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik dalam mengecoh pergerakan Rendy Oscario, kiper tim Kabau Sirah.

Pun demikian pula dengan Haris yang tak canggung melesakkan bola di sudut kanan gawang Rendy setelah Sanjaya kembali dinilai wasit terlibat handsball di kotak penalti sendiri. Skor 2-0 menutup babak pertama untuk keunggulan PSMP.

’’Soal penalti itu semuanya kondisional. Kita tidak bisa menentukan kapan dan bagaimana harus penalti. Karena tadi (kemarin, Red) memang benar-benar ada ganjalan dan pelanggaran dari pemain lawan,’’ ungkap Indra Setiawan, kapten tim PSMP.

Indra mengakui jika ia dan rekan-rekannya belum bisa sepenuhnya mengefektifkan serangan untuk dimaksimalkan menjadi gol. Dominasi permainan dan peluang di sepanjang babak kedua hanya mampu dimanfaatkan The Lasmojo lewat tambahan satu gol berkat sentuhan magis Ricky Kambuaya di menit ke-50.

Pergerakan pemain bernomor punggung 10 ini tak mampu ditepis lini pertahanan Semen Padang yang digalang Ngurah Nana. Hal tersebut yang justru kerap dimanfaatkan tim lawan dalam membalas keadaan.

Terutama di menit-menit akhir jelang laga usai hingga harus kecolongan gol di menit ke-91 lewat sepakan Abdul Rahman Lestaluhu. Kondisi tersebut yang dinilai tim pelatih sebagai penyakit lama yang tak kujung sembuh akibat turunnya konsentrasi bermain.

’’Kalau di awal laga, anak-anak terlihat gugup karena beban harus menang. Tapi, di akhir-akhir, fokus permainan biasanya turun. Mungkin karena terlalu mendominasi. Jadi tenaganya mulai terkuras,’’ terang Jamal Yastro, pelatih PSMP.

Sementara itu, kekalahan 1-3 atas tuan rumah diakui tim tamu sebagai situasi yang sudah diperkirakan sebelumnya. Bahkan, Semen Padang menilai PSMP adalah tim dengan kekuatan ganda saat bermain di Stadion Gajah Mada Mojosari.

Hingga tak ada satupun tim di Liga 2 yang mampu mengalahkannya. Meski begitu, kekalahan kemarin tak lepas dari runtuhnya mental Irsyad Maulana dkk setelah menerima dua penalti dari wasit.

Padahal, secara permainan tim pelatih menilai anak asuhnya cukup banyak menciptakan peluang dan penalti. Namun, wasit justru menilai dengan keputusan lain.

’’Di babak pertama, harusnya Riski juga mendapat penalti dong. Jelas-jelas kiper PSMP ada menjatuhkannya. Tapi, wasit tidak menunjuk penalti. Anak-anak down setelah penalti,’’ jelas Syafrianto Rusli, pelatih Semen Padang.

Atas kemenangan itu, PSMP kini kembali memuncaki klasemen sementara grup A dengan 9 poin di atas Kalteng Putra dan Semen Padang yang sama-sama mengemas 7 poin. Peluang PSMP lolos ke semifinal masih terbuka andai saja di laga terakhir melawan Aceh United, Senin (19/11) di Stadion Cot Gapu, Bireuen mampu memetik kemenangan kembali.

Tiga poin wajib diraih. Sebab, di pertandingan lain, Semen Padang dipastikan bakal berjuang maksimal mungkin saat meladeni Kalteng Putra demi merebut tiket lolos semifinal. ’’Kita masih ada peluang lolos. Intinya harus menang di kandang sendiri,’’ pungkasnya. 

(mj/far/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia