Minggu, 16 Dec 2018
radarmojokerto
icon featured
Mojokerto
Di Balik Perjuangan November di Mojokerto (4)

Momentum Lanjutkan Cita-Cita Syuhada

13 November 2018, 07: 08: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Iring-iringan rombongan peserta napak tilas Kiai Nawawi tiba di finis, depan kantor Pemkot Mojokerto.

Iring-iringan rombongan peserta napak tilas Kiai Nawawi tiba di finis, depan kantor Pemkot Mojokerto. (Rizal Amrullah/Radar Mojokerto)

SUASANA Kota Mojokerto Minggu (11/11) seakan kembali memutar ulang peristiwa sejarah 72 tahun silam. Di mana pada saat itu tepat gugurnya syuhada kemerdekaan Kiai Nawawi.

Lebih dari 3.600 warga mengikuti iring-iringan dalam parade napak tilas ulama Nahdatul Ulama (NU) itu. 

Ribuan orang yang terdiri dari anggota banser, pramuka, paskibraka, TNI-POLRI, serta lapisan masyarakat lainnya mengikuti napak tilas Kiai Nawawi sejak Sabtu (10/10) malam.

Mereka melewati rute sejauh kurang lebih 35 kilometer yang dimulai pada Dusun Sumantoro, Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Titik pemberangkatan tersebut tak lain merupakan tempat gugurnya syuhada Kiai Nawawi.

Kepala Disporabudpar Kota Mojokerto Novi Rahardjo, mengatakan, napak tilas tersebut untuk mengenang kembali jasa pejuang Mojokerto. Karena pada hari gugurnya Kiai Nawawi pada 22 Agustus 1946.

Sehingga, dilakukan iring-iringan jenazah dari Sidoarjo ke Mojokerto. ’’Karena pada saat itu, jenazah Kiai Nawawi juga ditandu oleh pasukan Laskar Sabilillah menuju Mojokerto,’’ terangnya.

Perjalanan itu dilakukan selama semalam. Dengan berjalan kaki menunjukkan semangat juang serta pengorbanan dari pejuang masa lalu. Sebanyak 1.275 warga Kota/Kabupaten Mojokerto dan 2.400 lebih warga Sidoarjo turut khidmat dalam rangkaian napak tilas .

Kedatangan rombongan disambut Sekdakot Harlistyati. Menurutnya, kegiatan napak tilas dapat dijadikan sebagai pengingat serta momentum generasi muda untuk melanjutkan cita-cita perjuangan para syuhada kemerdekaan.

’’Kiai Nawawi merupakan sosok pahlawan kemerdekaan yang bertempur menghadapi penjajah demi mempertahankan kemerdekaan,’’ imbuhnya.

(mj/ram/ris/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia