Kamis, 15 Nov 2018
radarmojokerto
icon featured
Hukum & Kriminal

Tembok Gudang Dibobol, Gagal Gondol Rp 100 Juta

Jumat, 02 Nov 2018 08:00 | editor : Mochamad Chariris

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di gudang Distributor Indomarco di Desa Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di gudang Distributor Indomarco di Desa Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. (Khudori Aliandu/Radar Mojokerto)

MOJOKERTO - Komplotan pencurian dengan modus membobol tembok kembali marak. Kamis (1/11) aksi itu terjadi di gudang Distributor Indomarco di Desa Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Namun, kali ini pelaku gagal membawa uang yang tersimpan dalam brankas. Yang isinya diduga mencapai Rp 100 juta. ’’Setelah dicek, tembok bagian belakang gudang sudah dalam kondisi berlubang,’’ kata Hasyim, salah satu warga.

Pembobolan ini kali pertama diketahui salah satu karyawan sekitar pukul 08.00. Saat itu, mereka yang baru membuka gudang dikejutkan dengan kondisi dalam gudang acak-acakan.

Hasyim mengungkapkan, lubang selebar lingkaran orang dewasa itu sebagai akses masuk para pelaku. Tak hanya itu. Karyawan juga mengetahui brankas berisi sekitar Rp 100 juta dalam kondisi mengalami kerusakan. ’’Seperti ada yang mencongkel. Tapi, tidak berhasil,’’ tambahnya.

Apes, pelaku gagal membawa isi brankas tersebut. Itu setelah dia gagal membuka brankas akibat peralatan yang dibawa tidak memadai. Jumali, ketua RW, Desa Jeruk Seger menambahkan, pembobolan gudang distributor ini diduga berlangsung pada malam hari.

’’Pelaku diduga lewat belakang gudang dengan cara membobol tembok menggunakan linggis,’’ katanya. Sedangkan untuk masuk, pelaku terlebih dulu mengambil tangga besi yang ditaruh di samping gudang.

Dia menyebutkan, gudang distributor Indomarco yang dikelola oleh lima orang tersebut baru dua bulan terakhir ini beroperasi. Setelah sebelumnya berpindah dari Malang.

’’Tidak ada kerugian. Namun, untuk memperbaiki brankas ditafsir membutuhkan biaya Rp 20 juta,’’ pungkasnya. Sementara itu, Kapolsek Gedeg AKP Suwoco menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui siapa pemilik gudang sebagai sasaran pencurian pelaku.

Namun, hasil olah tempat kejadian perkara, petugas tidak menemukan kerugian dalam aksi tersebut. ’’Belum ada barang atau uang yang dibawa. Sekarang kami masih melakukan penyelidikan,’’ pungkasnya.

(mj/far/ris/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia